Wakapolres Sumedang Diduga Terlibat Cekcok Dengan Hercules

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hercules Rosario Marshal berontak ketika polisi menciduknya dari rumahnya di Kompleks Kebon Jeruk Indah, Blok E 12 A, Kembangan, Rabu (21/11/2018). Foto : sindonews.com
Sumedang – Wakapolres Sumedang Kompol Rita Suwadi diduga terlibat cek cok dengan Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Hercules Rosario Marshal di lokasi bencana longsor Sumedang.
Dilansir dari kumparan.com hal itu dipicu ketika beberapa anggota ormas GRIB yang dipimpin oleh Hercules datang ke lokasi longsor dan hendak menyalurkan bantuan bagi para korban.
Namun dugaan perselisihan tersebut segera dibantah oleh Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo. Kapolres bahkan menyatakan dirinya dan Hercules merupakan teman lama. Dengan begitu, hubungan antara institusi yang dipimpinnya dengan Hercules terjalin dengan baik.”Enggak, Hercules baik-baik aja, enggak ada justru saya sama Hercules teman lama,” kata dia, Kamis (14/1) seperti dikutip dari kumparan.com.

Eko menjelaskan, petugas sedang melakukan upaya mengurangi material tanah longsor sehingga jalur dari arah Cimanggung ataupun ke arah Jatinangor marak digunakan oleh dump truk yang hilir mudik. Maka dari itu, orang berjalan kaki atau iringan bermotor dinilai bakal menghambat aktivitas.

Menurut Eko, sebagai Wakapolres Rita hanya mengingatkan pada Hercules dan rekan – rekannya. Namun bentuk peringatan yang dimaksud tak dijelaskan secara rinci.

Selain digunakan sebagai jalur ekskavator, kedatangan ormas itu bertepatan kedatangan Menko PMK Muhadjir Effendy.

“Memang Bu Wakapolres mengingatkan, kalau Hercules kan GRIB terus ada Pemuda Batak Bersatu dan Pemuda Pancasila. Semua kita ingatkan apalagi tadi kunjungan dua menteri. Jadi itu hal biasa yang dinamis terjadi di lapangan,” jelasnya.

Eko pun mengklarifikasi tak ada cekcok antara Wakapolres dan Hercules. Eko mengatakan Wakapolres hanya berupaya memberikan peringatan.

Sementara situasi terkini di lapangan, evakuasi dihentikan sementara karena hujan dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Enggak ada (cekcok). Hanya mengingatkan supaya jalur ambulans dump truk dan sebagainya,” pungkas dia.


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *