Mei 8, 2021

Share and Protect

Transaksi GoPay Dihentikan karena Belum Ada Persetujuan BI

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menghentikan pembayaran PT Dompet Anak Bangsa atau GoPay karena dianggap tidak sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Transaksi Pembayaran.

Direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional BI Pungky Purnomo Wibowo mengatakan, bicara GoPay sebenarnya tidak bisa hanya bicara hanya satu perusahaan. Akan tetapi jika ingin memiliki fasilitas pembayaran dengan fitur QR code tentu harus sesuai dengan PBI.

“Jadi kalau Anda ingin mempunyai izin QR code, Anda harus lapor ke BI untuk persetujuan, karena kita akan akses bagaimana kemampuan teknologi QR code yang akan dilakukan oleh yang bersangkutan,” tuturnya, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (16/1/2018).

Dia menerangkan, sistem pembayaran menggunakan QR code merupakan metode pengembangan acquiring (transaksi yang dapat diterima dan proses pembayarannya dengan kartu kredit maupun debit). Seperti Elevtronic Data Capture (EDC) tapi berupa QR Code.

“Jadi ini dalam menjawab kebutuhan teknologi, kebutuhan pasar, biar selalu efisien. Tapi kita harus perhatikan, lebih aman dan sistemnya andal,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur BI Sugeng menambahkan, BI sedang mengkaji aturan terkait dengan QR code. Hanya saja sekarang masih mengacu pada PBI Nomor 18 Tahun 2016.

“Ke depan nanti intinya ada ketentuan yang dibuat BI mengenai QR code. Nanti semua harus sesuaikan dengan QR code BI,” tuturnya.

Sugen tidak mengatakan, apakah QR code GoPay tidak sesuai dengan aturan BI atau tidak saat ini. Hanya saja, dia mengatakan, nanti semua harus ikuti aturan QR code Bank Indonesia.

(rzy)
Sumber : https://economy.okezone.com


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •