Mei 13, 2021

Share and Protect

Sumedang Berduka, Longsor di Cimanggung Tewaskan Belasan Orang Termasuk Danramil

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang,(medkom.id)- Hujan intensitas tinggi disertai durasi yang cukup lama, mengakibatkan tebing setinggi 30 meter menimbun kurang lebih 15 rumah di Dusun Bojongkondang RT 03/ RW 10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (09/01/2021).

Peristiwa tanah longsor tersebut yang terjadi di kawasan Perumahan SBG Cimanggung ini dilaporkan terjadi pada sekitar pukul 15.30 WIB.

Kemudian terjadi lagi longsor susulan sekitar pukul 18.30 WIB, pada saat tim SAR gabungan dan para relawan sedang mengevakuasi korban.

Dikutup dari detik.com, Asep (40) warga sekitar mengatakan, awal kejadian saat itu terjadi suara gemuruh yang cukup keras. Saat itu warga yang berada di lokasi berlarian keluar komplek.

“Waktu saat kejadian pada saat itu dalam kondisi hujan deras, tiba-tiba suara gemuruh terdengar dari atas lereng. Warga di dalam rumah yang posisinya di atas itu enggak sempat keluar,” kata Asep saat ditemui di lokasi, Minggu (10/1/2021).

Menurutnya, saat kejadian longsor pertama di perkirakan sudah ada puluhan korban jiwa. Belum lagi terjadi longsor susulan pada malam harinya, sehingga korban yang tertimbun diperkirakan belasan orang.

Meskipun upaya evakuasi terhambat cuaca dan kondisi malam hari, sekitar pukul 22.00 wib, tim evakuasi dari BPBD Sumedang, Basarnas, Polres, Kodim 0610, dan TAGANA Sumedang, melanjutkan proses pencarian dan penyelamatan dengan menekankan keamanan dan keselamatan tim.

Almarhum Komandan Rayon Militer 1014/Cimanggung, Kapt Inf Setyo Pribadi, yang turut menjadi korban tewas dalam bencana tanah longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu sore (9/01).

Yang tambah memilukan adalah tiga pejabat lokal yang sedang melakukan tugas mengevakuasi korban turut menjadi korban tewas akibat terkena longsor susulan.

Saat itu ketiga korban tengah berada di lokasi untuk merespon longsoran pertama. Namun kemudian tiba tiba terjadi longsoran lagi yang langsung menimbun ketiganya.

Ketiga korban pada saat itu sedang melakukan evakusi longsor di Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Ketiganya, ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia setelah tertimbun longsor susulan yang terjadi sekitar 19.00 WIB.

Berikut data ketiga korban ;

1. Komandan Rayon Militer 1014/Cimanggung, Kapt Inf Setyo Pribadi

2, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang, Yedi.

3. Kepala Seksi Trantib Kecamatan Cimanggung, Suhanda.

Adapun, data sementara yang didapat Medkom, dari BPBD Kabupaten Sumedang per Minggu dini hari (10/01/2021), mencatat : 3 orang selamat (luka berat), 18 orang luka- luka, dan 11 orang meninggal dunia.

Berikut keterangan secara runut data sementara korban para, termasuk para petugas yang sedang melaksanakan tugas evakuasi bencana longsor :

1). Suhada (MP Cimanggung)
2). Cahya Riyadi (Basarnas)
3). Yedi (Kasi BPBD Sumedang)
4). Anumerta Kapten Setyo Pribadi (Danramil Cimanggung)
5). Diding (Warga Bojongkondang)
6). Dudung (Warga Bojongkondang)
7). Wildan (Warga Babakan Limus)
8). Yani (Warga Babakan Limus)
9). Nardianto (Perum SBG RT 04 / RW 14)
10). Engkus Kuswara (2/2)

(Liputan : Gani/Erik)


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •