Sopir Bus Maut Ikut Tewas, Polisi Menjamin Proses Penyidikan Terhadap Penyebab Kecelakaan Akan Tetap Berlanjut

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang, medkom.id – Yudiawan (42), sopir bus Bus Sri Padma Kencana, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan 29 orang di Tanjakan Cae, Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada hari Rabu (10/3) lalu.

Penetapan tersangka ini disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Eryda Kusuma, yang setelah secara marathon melakukan olah TKP dan memeriksa 21 orang saksi penumpang dan saksi yang berada di TKP.

“Pasal yang dapat dipersangkakan terhadap Tersangka pasal 310 ayat (4), dan ayat (2) UU RI No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.” kata Eryda.

Sat Lantas Polres Sumedang tengah melanjutkan penyidikan terhadap kecelakaan bis maut yang menewaskan 29 orang di Wado Sumedang.

Polisi juga telah meminta keterangan saksi ahli dari Dishub dan ATPM, serta saksi – saksi lain yang terkait dalam insiden kecelakaan tersebut.

Bus Sri Padma Kencana dengan nopol T 7591 TB ini sebelumnya diketahui tengah mengangkut 63 orang penumpang yang merupakan rombongan pelajar SMP Al Muawwanah Cisalak dan orang tua siswa yang baru pulang berziarah dari Ciamis.

Saat memasuki daerah tanjakan Jae di Wado Sumedang, sopir bus ini diduga hilang kendali hingga terbanting dan terperosok ke dalam jurang. Akibat kecelakaan tersebut, 29 orang tewas, dan 36 lainnya luka luka.

Sopir bus, Yudiawan sempat mendapat perawatan di RSUD Sumedang, namun akhirnya meninggal dunia. Pemilik PO Bus Sri Padma Kencana dan kondektur bus Dede Lili juga turut menjadi korban tewas.

Karena yang bersangkutan meninggal dunia, polisi pun menghentikan penyidikan dan menerbitkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) terhadap tersangka.

Namun Kasat Lantas Polres Sumedang menjamin pihaknya akan melanjutkan penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan tersebut.

“Penyidikan TAA (Traffic Accident Analisys) belum selesai.” kata Eryda Kusuma.

“Sampai saat ini Polres Sumedang masih dalam penyidikan lebih lanjut dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya.” tutup Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Eryda Kusuma.

Editor : Raden Erik


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *