Sekda Herman Suyatman: Media Memiliki Peran Yang Sangat Penting Dalam Promosi Wisata di Kabupaten Sumedang

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang,Medkom – Sekda Sumedang, Herman Suyatman mengakui peran media sebagai ujung tombak dalam promosi wisata Kabupaten Sumedang.

Hal tersebut diungkapkannya dalam konferensi pers sebagai persiapan meyambut Tahun Baru 2020 di ruang Media Center IPP Kabupaten Sumedang, Rabu (18/12).

“Media memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan event tourism  di Kabupaten Sumedang.” ujarnya

Herman kemudian menghimbau kepada para awak media untuk menggencarkan promosi wisata di Kabupaten Sumedang melalui pemberitaan di media massa dan media sosial.

Herman juga mengatakan bahwa anggaran untuk media value tourism yang tinggi bisa lebih besar dari acara yang itu sendiri.

“Bahkan anggaran untuk media bisa lebih besar dari biaya event itu sendiri.” kelakar Herman Suyatman yang disambut tawa para pewarta..

Pagelaran Tari Umbul Menyambut Tahun Baru 2020 di Jatigede

Dalam keterangan pers-nya, Sekda Herman Suyatman menerangkan bahwa untuk menyambut tahun baru 2020 nanti, Pemerintah Sumedang berencana akan menggelar acara Tari Umbul di Waduk Jatigede.

“Oleh karena itu, Pemerintah Sumedang sangat membutuhkan peran serta media dalam mempromosikan kegiatan tersebut.” terangnya.

“Siang harinya akan digelar tari umbul kolosal yang melibatkan sekitar lima ribuan orang penari, yang kemudian dilanjutkan dengan pesta kembang api” lanjut Herman Suyatman.

Rencananya, pagelaran ini akan diikuti oleh ribuan penari umbul yang berasal dari 270 desa yang ada di Sumedang.

“Ribuan penari umbul nantinya ini akan menari di atas dam Bendungan Jatigede.” kata Herman.

“Dan ini merupakan event bersejarah di dunia, karena mungkin baru kali ini ada ribuan orang yang menari diatas air danau.” ujar Herman.

Sekda menerangkan bahwa para penari umbul itu nantinya akan menari secara berjajar di atas jalan yang menjadi AS dam Bendungan Jatigede.

Tadinya pelaksanaan tari umbul ini akan dilakukan di jalan menuju Bendungan Jatigede. Namun karena akses jalan yang kecil dan cukup jauh akhirnya pergelaran tari umbul diputuskan dilaksanakan di AS dam Bendungan Jatigede.

Herman Suyatman juga mengatakan Pemerintah Sumedang akan membantu memberi fasilitas transportasi bagi para peliput berita di event tersebut.

“Mengingat pentingnya peranan para rekan wartawan dalam acara Tari Umbul nanti, silakan jika ada yang membutuhkan fasilitas transportasi bagi para wartawan yang hendak meliput kegiatan tersebut.”lanjutnya lagi.

Ketika ditanya fasilitas penginapan bagi para peliput berita, Herman Suyatman mengatakan akan mengajukan hal tersebut kepada Bupati.

“Untuk homestay bagi wartawan, kami juga akan berupaya mengajukan kepada bapak Bupati.” janjinya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Suyatman mengakui bahwa destinasi pariwisata di wilayah Sumedang belum sepenuhnya siap.

“Banyak yang harus dibangun atau diperbaiki. Saat ini kami sedang berusaha membenahi semuanya. Baik itu infrastruktur, sampai fasilitas pendukungnya. Kebersihan juga akan menjadi prioritas kami.” terangnya.

Seperti diketahui, Sumedang adalah daerah yang memiliki berbagai macam potensi wisata. Saat ini Sumedang tengah berbenah untuk mengembangkan pariwista domestik. Persiapan ini dilakukan karena Sumedang akan menjadi buffer zone bagi Bandara Kertajati, Tol Cisundawu dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Jatigede.

Sumedang memiliki berbagai potensi budaya dan pariwisata yang mungkin tidak bisa ditemui di daerah lain. Sumedang juga diakui sebagai titik awal berkembangnya berbagai macam budaya yang ada di Nusantara, khususnya budaya dan adat sunda. Sehingga kemudian Sumedang ditasbihkan sebagai ‘Puseur Budaya Sunda’ atau Pusat Kebudayaan Sunda.

“Berbagai potensi yang ada di sini harus dikembangkan, terutama pariwisata. Destinasi pariwisata harus segera disiapkan,” kata Bupati Dony Ahmad Munir beberapa waktu lalu.

Potensi besar wisata dan budaya yang ada di Kabupaten Sumedang pun sempat diakui oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya saat membuka perlombaan paralayang tingkat dunia di Sumedang bulan Oktober 2019 lalu.

Menpar Arief Yahya sangat berharap agar Sumedang bisa menjadi kabupaten dengan destinasi tingkat dunia.

“Saya harapkan pada awal 2020 Sumedang punya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata,” kata Arief Yahya kepada media.

Reporter : Usep Jamaludin – Editor : Erix Right


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *