Sebelum Membeli Kendaraan Bekas, Kenali Dulu Perbedaan STNK dan BPKB Asli Dengan Yang Palsu

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Membeli kendaraan bekas atau seken, masih menjadi pilihan banyak orang. Harga yang miring serta kondisi kendaraan yang masih mulus, menjadi alasan utama para peminat kendaraan purna pakai.
Namun sebelum anda membeli kendaraan seken, baik itu sepeda motor maupun mobil, anda harus memastikan dulu keabsahan surat – surat kendaraan tersebut, agar tidak menimbulkan kerugian bagi anda sendiri.
Ada beberapa resiko dalam membeli kendaraan bekas, salah satunya mendapat kendaraan dengan STNK dan BPKB palsu.Melansir dari PORTAL JEMBER yang mengutip dari berbagai sumber, beginilah cara mengecek keaslian BPKB dan STNK kendaraan.

Cara mengecek keaslian BPKB:

1. Cek Sampul BPKB

Sampul BPKB palsu menggunakan bahan yang lebih buram, sedangkan warna sampul BPKB asli lebih mengkilap.

2. Cek Hologram BPKB

Warna hologram BPKB palsu akan berubah kekuningan saat diterawang, sedangkan warna hologram BPKB asli akan tetap abu-abu saat diterawang.

3. Cek Nomor Seri BPKB

Cek nomor seri di bawah hologram pada halaman pertama. Untuk memudahkan, minta bantuan kepolisian lalu lintas untuk dicek. Jangan tunjukkan nomor seri BPKB kepada sembarang orang.

4. Cek Identitas Pemilik BPKB

Data pemilik pada BPKB palsu biasanya tidak berubah karena hanya data kendaraan saja yang diubah. Oleh sebab itu, mengecek identitas pemilik BPKB juga sangat penting.

5. Cek Lambang Korlantas pada BPKB

Pada halaman 14, terdapat lambang Korlantas yang akan terlihat saat diterangi sinar ultraviolet.

Selain itu, tekstur kertas pun terasa agak kasar saat diraba karena logo dibuat timbul. Hal tersebut tidak ada pada BPKB palsu.

Cara mengecek keaslian STNK:

1. Bandingkan data STNK dengan fisik kendaraan

Cara mengecek keaslian STNK adalah dengan membandingkan data yang tertulis pada STNK dengan fisik kendaran.

Data yang dimaksud antara lain jenis kendaraan, warna kendaraan, merek kendaraan, nomor polisi, serta kapasitas mesin. Cek juga tanda tangan dan cap yang tertera pada STNK tersebut.

2. Bandingkan nomor rangka di STNK dengan fisik kendaraan

Selain menyamakan data STNK dengan fisik kendaraan, periksa juga nomor rangka yang ada pada kendaraan.

Nomor rangka kendaraan harus sama dengan yang ada di BPKB dan STNK. Jika nomor rangka kendaraan berbeda, lebih baik batalkan rencana pembelian kendaraan tersebut.

3. Bandingkan nomor mesin di STNK dengan fisik kendaraan

Selain data dan nomor rangka kendaraan, calon pembeli juga wajib membandingkan nomor mesin kendaraan di BPKB dan STNK dengan yang ada pada fisik kendaraan.


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *