Refleksi Tahun 2019 dan Resolusi 2020, Bupati Sumedang Ajak Media Cermati Program Pemkab

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang, Medkom.id

Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir mengundang sejumlah wartawan untuk membahas sejumlah issue penting berkait dengan harapan dan target yang ingin dicapai pemkab di tahun baru 2020 ini.


Hal itu disampaikan Bupati bersama beberapa pejabat Pemda Sumedang, seperti Sekertaris Daerah Herman Suryarman, Asep Tatang Sujana di Gedung Negara.


Diakuinya, bukan berarti dirinya bersama wakilnya Erwan Setiawan tidak berbuat, semenjak dilantik medio September 2018 lalu dirinya berhasil menurunkan angka kemiskinan pada tahun 2019 angka kemiskinan menjadi 9,05 persen, atau menurun signifikan sebesar 0,71 persen dari tahun 2018.

“Capaian ini termasuk yang paling tinggi di Jabar sebagaimana dipublikasikan oleh BPS, “ujar dia dalam releasenya, Rabu, (8/1/2020).


“Issue kemiskinan  ini yang menjadi konsen pemerintah daerah sebelumnya, yaitu terdiri dari angka kemiskinan, beratnya biaya pendidikan, kesehatan, rusaknya infrastruktur dan minimnya inveatasi dan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kinerja aparatur,”tambahnya. 


Salah satu antisipasinya lanjut Bupati adalah melalui visi Sumedang maju sejahtera agamis dan profesional dan kreatif semua terangkum dalam visi sumedang simpati.

“salah satunya adalah dengan mengentaskan kemiskinan, melalui rumah besar fakir miskin yaitu untuk mempertajam sasaran penerima bantuan sosial dan penguatan kelembagaan sistim layanan rujukan terpadu, melalui pusat kesejahteraan sosial di setiap desa,”tambahnya.


Selain itu, lanjut dia, ada beberapa program paket penguatan di bidang kepriwisataan yang terus menjadi perhatian pemerintah, salah satunya  dengan peningkatan pemenuhan akses infrastruktur yang menopang kepariwisataan, sehingga masyarakat baik itu wisatawan lokal Sumedang maupun luar Sumedang mudah mengakases daerah kepariwisataan.

“Bahkan untuk penguatan di sektor ini pemerintah sudah membangun beberapa titik destinasi wisata yang tersebar di seluruh pelosok Sumedang,”ujarnya.


Sementara itu ditempat terpisah, Kadisparbudpora, Harri Try Santosa, AP menyambut baik program pemerintah yang melakukan terobosan di bidang kepariwisataan, bukan hanya pemetaan destinasi wisata juga pembangunan infrastruktur akses jalan masuk lokasi wisata.

“Sehingga destinasi wisata bisa dengan mudah mengakses daerah wisata tersebut “ujarnya seraya berharap agar warga masyarakat seyogyanya menangkap peluang yang disodorkan pemerintah seperti ikut meramaikan dengan membuat souvenir khas daerah Sumedang, selain untuk menciptakan lapangan kerja juga dapat memperkenalkan produk khas Sumedang, yang tentunya harus disesuaikan dengan daerahnya.


Selain itu lanjut Kadis beberapa event tingkat nasional dan internasional telah berhasil diselenggarakan beberapa waktu yang lalu.

” Salah satunya adalah west Java Paragliding World Championship, pagelaran kolosal tari umul menyambut tahun baru 2020 dengan melibatkan 5.555 penari. Semua itu dilakukan pemerintah dalam kerangka mempromosikan wisatawan ke luar Sumedang,” pukas Kadis 


Reporter : Usep Jamaludin 


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *