Ponsel Wizphone dengan OS Google Dijual di Alfamart Rp 99.000

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Google memperkenalkan feature phone (ponsel dengan kemampuan terbatas), yang terpasang dengan Google Assistant secara built-in. Vice President Engineering Google Assistant, Scott Huffman memamerkan ponsel dasar tersebut dalam sesi keynote Google for Indonesia di Jakarta, Selasa (4/12/2018). “Kami sangat senang memperkenalkan Wizphone, feature phone dengan Google Assistant built-in, dengan sistem operasi KaiOS”, papar Scott, seraya menunjukkan wujud Wizphone. KaiOS sendiri adalah sistem operasi ponsel fitur di mana Google berinvestasi sebesar Rp 314 miliar pada Juni 2018 lalu.

Ia menambahkan Wizphone dibanderol seharga Rp 99.000 dan akan tersedia di Alfamart. Namun, Scott masih bungkam kapan Wizphone mulai tersedia di pasaran. “Sesegera mungkin akan kami rilis”, imbuhnya. Akses Google Assistant sangat mudah dengan ponsel ini, karena terdapat tombol khusus untuk memanggil virtual assistant Google. Tombol tersebut tepat berada di tengah bawah layar. Tekan tombol tersebut agak lama maka Google Assistant akan muncul di layar.

Setelah Google Assistant terbuka, pengguna bisa memerintahnya untuk mengirim pesan, memutar video, atau melakukan panggilan dengan perintah suara.

Cara ini diklaim lebih sederhana dibanding harus membuka aplikasi di dalam shortcut menu. Menurut Scott, teknologi kecerdasan buatan di Google Assistant Wizphone maupun aplikasi Google Assistant di smartphone tidaklah berbeda. “Yang membedakan nantinya adalah fitur-fitur yang tersedia di ponsel tersebut” jelasnya.
Layaknya feature phone lain, Wizphone dilengkapi dengan tombol fisik keyboard T9. Selain mendapat dukungan Google Assistant, ponsel ini juga bisa digunakan untuk mengakses YouTube. Beberapa aplikasi yang umum ditemukan di smartphone juga terpasang di Wizphone, seperti aplikasi Google atau Twitter.

Google menyebut jika Wizphone akan lebih menjangkau seluruh wilayah Indonesia. “Dengan begitu akan lebih banyak engagement (Google Assistant di Indonesia)” jelas Scott.

Sumber : Kompas.com

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *