Polres Sumedang Waspadai Pergeseran Tanah Akibat Curah Hujan Yang Tinggi

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang, medkom.id – Saat ini sejumlah daerah di Kabupaten Sumedang tengah menghadapi bahaya tanah longsor dan banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi.

Curah hujan yang tinggi dikhawatirkan menimbulkan pergerakan tanah hingga tanah longsor.

Secara umum daerah – daerah di Indonesia sedang menapaki satu potensi gerakan tanah tinggi akibat intensitas hujan tinggi beberapa waktu belakangan ini. Curah hujan memang menjadi salah satu faktor pemicu pergeseran tanah.

Untuk mengantisipasi terjadinya bencana tanah longsor, Bhabinkamtibmas Bripka Supendi Hidayat dan Babinsa Sertu Lafrianto Desa Kirisik pada hari Senin (22/3), melaksanakan pengecekan lokasi Pergeseran Tanah di Dusun Nyalindung Desa Kirisik Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang.

Pengecekan lokasi ini dilakukan setelah Polres Sumedang mendapatkan laporan terjadinya pergeseran tanah di wilayah tersebut.

Dari pengamatan di lokasi, para petugas memastikan di lokasi tersebut terdapat retakan memanjang lebih kurang 25 meter dengan ketinggian dari permukaan atas sampai bawah lebih kurang 15 meter.

Retakan tersebut berada di bahu jalan yang berjarak lebih kurang 20 cm ke badan Jl. Raya Wado – Kirisik.

Tepat diatas tanah yang mengalami pergeseran tersebut terdapat bangunan warung semi permanen.

Agar masyarakat dan pengguna jalan waspada, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat melokalisir lokasi tersebut dengan memasang Police Line dan Trafic Cone.

Editor : Raden Erik


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *