Pemusnahan BB Narkotika sabu 7.657,35

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Medkom.id batam- kepri| Dalam gelaran konferensi pers yang diadakan di kantor BNN Kepri batu besar, kepala BNPB Kepri Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) Rm.Naingolan melakukan pemusnahan barang bukti Narkotika Golongan I jenis Sabu seberat bruto 7.657,35 (tujuh ribu enam ratus lima puluh tujuh koma tiga puluh lima) gram dan Ekstasi sebanyak 3.328 (tiga ribu tiga ratus dua puluh delapan) butir setara dengan 986,69 (sembilan ratus delapan puluh enam koma enam puluh sembilan) gram(2/09/20)

Dari 3 (dua) Laporan Kasus Narkotika dengan jumlah 4 (empat) orang tersangka peredaran gelap Narkoba jaringan sindikat Narkotika yang terjadi di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Ujar RM.Naingolan.

Kronologi sampai terjadi penangkapan adalah Pada hari Kamis tgl 06 Agustus 2020, sekira pukul 11.50 WIB, di Lorong Pelantar Kecamatan Bintan Utara Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau, Petugas BNN Provinsi Kepulauan Riau tekah mengamankan seorang laki-laki berinisial N (36 Thn) WNI yang berprofesi sebagai pedagang makanan yang beralamat di Kecamatan Tanjung pinang Barat Kota Tanjung pinang karena tertangkap tangan memiliki, menguasai, menjadi perantara jual beli Narkotika golongan I jenis Sabu dengan berat total bruto 1.003 (seribu tiga) gram, Narkotika golongan I jenis Ekstasi berwarna cokelat berlogo “minus” sebanyak 3.410 (tiga ribu empat ratus sepuluh) butir dan daun kering diduga Narkotika golongan I jenis Ganja seberat bruto 3,75 (tiga koma tujuh puluh lima) gram.

Tersangka pembawa narkotika 3 laki- laki 1 perempuan

Menurut keterangan N , Sabu seberat 1kg, 3 gram dan Ekstasi sebanyak 3.410 (tiga ribu empat ratus sepuluh) butir akan dipecah dan diantarkan kepada beberapa orang atas perintah dari seseorang berinisial B yang berada di Tanjungpinang.

Berdasarkan keterangan tersebut diatas, tersangka beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor BNNP Kepri guna dilakukan proses penyidikan.

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang di disita, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 971,33 (sembilan ratus tujuh puluh satu koma tiga puluh tiga) gram dan sebanyak 37,51 (tiga puluh tujuh koma lima puluh satu) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan. Untuk barang bukti Narkotika jenis Ekstasi yang disita, akan dilakukan pemusnahan sebanyak 3.328 (tiga ribu tiga ratus dua puluh delapan) butir setara 986,69 (sembilan ratus delapan puluh enam koma enam puluh sembilan) gram dan sebanyak 85 (delapan puluh lima) butir setara 25,5 (dua puluh lima koma lima) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan. Kemudian untuk barang bukti Narkotika jenis Ganja yang di disita,

sebanyak 3,75 (tiga koma tujuh puluh lima) gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.
Atas perbuatannya tersebut tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2), UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *