Pemuda Yang Rusak Motor di Tangsel Ditahan Polisi Dengan Pasal Penadahan

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PEMUDA yang viral karena merusak sepeda motor saat ditilang oleh polisi di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019) kemarin, kini sudah diamankan.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Tangerang Selatan,AKBP Ferdy Irawan saat berada di Mapolsek, Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (8/2/2019).

Kata Ferdy, kendaraan yang dirusak oleh pemuda bernama Adi Saputra (21) itu bukanlah miliknya.

“Adi Saputra sudah diamankan di Polres, dengan kasus 480,” ucapnya.

Pasal 480 KUHP mengatur tentang tindak pidana penadahan. Ancaman hukuman tindak pidana ini bisa dipenjara paling lama empat tahun, atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

Sebelumnya, pengendara motor yang mengamuk saat ditilang oleh petugas di Jalan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan, ternyata membuat sejumlah pelanggaran.

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Lalu Hedwin menerangkan, pengendara bernama Adi Saputra (21) itu melawan arus, serta tidak menggunakan helm. Selain itu, Adi juga tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK saat diminta oleh petugas.

“Pelanggaran lalu lintas yang dilakukan, melawan arus, tidak menggunakan helm, tidak dapat menunjukkan SIM, tidak membawa STNK,” tutur Lalu Hedwin, Kamis (7/2/2019).

Ketika akan ditilang, Adi mengamuk, bahkan motor yang dikendarainya dirusak. Dalam video yang beredar, tampak seorang pria mengenakan kaus putih membanting-banting motor.

Terlihat juga seorang wanita tidak jauh dari tempat kejadian. Wanita itu seperti meminta si pria untuk berhenti melakukan tindakannya.

Bak gelap mata, pria itu tetap menghancurkan motornya dengan menimpukinya pakai batu, dan menarik bodi motor hingga terlepas.

“Saat ini barang bukti telah diamankan di Satlantas Polres Tangerang Selatan,” terang Lalu Hedwin.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (7/2/2019) pukul 06.36. Peristiwa berawal saat anggota Satlantas Polres Tangsel bernama Bripka Oky, menghentikan pelanggar yang berusaha melawan arus karena menghindari petugas yang sedang mengatur lalu lintas di putaran Pasar Modern BSD.

Bripka Oky lalu menilang pelanggar bernama Adi Saputra itu. Kemudian, sang pelanggar marah dan membentak-bentak petugas serta merusak kendaraannya sendiri. Adi Saputra diketahui merupakan warga Kotabumi, Lampung Utara, Lampung. (*)

Diberitakan pula oleh Merdeka.com Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan Adi sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kepada polisi Adi memberikan alasan melakukan perusakan.

“Keterangan sementara yang bersangkutan untuk beli sepeda motor mengumpulkan uang cukup lama, jadi perasaan marah dan sedih sehingga melakukan itu,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di kantornya, Jumat (8/2).

Selain Adi, kata Ferdy, pemilik motor itu Nur Iksan dan pacar Adi, Y sudah diperiksa polisi. Diketahui Iksan menggadai motor tersebut kepada D. Oleh D motor dijual Rp 3 juta ke Adi yang menemukan iklannya di facebook.

“Perempuannya sudah diperiksa termasuk, Nur ikhsan dan teman tersangka yang merekam (pembakaran STNK),” katanya.

Menurut Ferdy, Ikhsan tidak tahu jika motornya yang digadai dijual. “Pasal 406 KUHP tentang Perusakan. Yang pasti Nur Ikhsan keberatan karena sepeda motornya dirusak,” ungkapnya.

Polisi menjerat Adi dengan pasal berlapis. Pertama pasal 263 tentang Pemalsuan Dokumen. Motor itu memiliki nomor polisi asli B 6382 VDL, kemudian berubah menjadi B 6395 GLW. Polisi mengetahui ini setelah dilakukan cek fisik.

Lalu, Pasal 372 tentang Penggelapan, karena Adi membeli motor gadaian dengan harga murah. Ketiga pasal 378 tentang Penipuan karena sepeda motor itu didapat dengan cara tidak benar.

Untuk pasal 480 tentang Penadah Barang Hasil Kejahatan. “Karena beli motor gadai tanpa tahu bahwa salah satu dari yang saling bergadai sudah lama tak bisa dihubungi,” ungkapnya, seperti dikutip dari Merdeka.com

Klik disini untuk halaman asli


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *