Pemdes Kedawung Kec.Padang Gencarkan Aksi Melawan Corona

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Imron Yulianto Pak Kampung Wangkit  desa Kedawung Lumajang

Medkom.id,Lumajang- Setiap hari pandemi Covid-19 membayangi kita.

Status Orang Dalam Pemantauan (ODP)  dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Lumajang  semakin meningkat,bahkan yang ter confirm positif Covid-19 semakin bertambah.

Hal ini tentunya menjadi sorotan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bahkan Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Lumajang.

Kebijakan dan langkah2 untuk menghadapai dan memutus rantai penyebaran covid-19 mulai di terapkan oleh Pemkab Lumajang bahkan Pemdes.

Seperti hal nya yg di lakukan oleh Pemerintah  Desa(Pemdes) Kedawung Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang.

Kegiatan untuk memutus rantai pandemi Covid-19 terus di gencarkan oleh Pemdes Kedawung.

Hal ini di sampaikan oleh Imron Yulianto sebagai Pak Kampung Wangkit  desa Kedawung kepada awak media bahwa Pemdes Kedawung melakukan penyemprotan disinfektan rutin  rumah ke rumah yang di lakukan 2 hari sekali,mendirikan Posko Pencegahan Covid-19,juga selalu melaksanakan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti membudayakan cuci tangan dan pakai masker.

“Kami terus melakukan sosialisas PHBS  supaya kesadaran masyarakat semakin meningkat.Kegiatan sosialisasi ini kami sertai dengan membagikan masker,hal ini kami laksanakan secara rutin mas,setiap  hari Jum’at dan hari Sabtu di pasar – pasar”.ujar Imron Yulianto.

Pandemi Covid-19 ini benar-benar di tanggapi dengan serius oleh Pemdes Kedawung.

Bahkan untuk memutus rantai penyebaran covid-19,Pemdes menerapkan sikap tegas,lugas dan cepat  bagi para warga  tempatan yang pulang (mudik) dari perantauan.

Bagi para pemudik,pemdes menerapkan aturan yang tegas yaitu pemudik harus di periksa kesehatannya dahulu di Puskesmas Padang sebelum nyampek di rumahnya.

Hal ini tentu harus mengoptimalkan kinerja ketua RT dan RW dan juga dukungan masyarakat.

“Tiap pendatang kita bawa ke Puskesmas Padang mas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum dia nyampek kerumahnya.

Masyarakat selalu melaporkan ke pak  RT/RW bila ada warganya yang datang dari luar kota ataupun yang mudik dari perantauan bahkan tamu yang mau bermalam di desa Kedawung”.imbuh Imron Yulianto ke awak media.

Warga yang  mudik ini setelah di lakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Padang juga harus melakukan Karantina  Mandiri,yaitu tidak boleh keluar rumah selama 14 hari.

Pemdes Kedawung masih tetep aktif melayani masyarakat seperti biasanya walaupun di tengah merebaknya kasus Pandemi Civid-19.Hanya saja jam kerja di perpendek satu jam.

Pak Kampung Imron Yulianto juga berharap supaya warga tidak panik,tidak ketakutan yang berlebihan.cukup mentaati dan melaksanakan himbauan yang kami berikan dan tetap memakai masker dan selalu jaga jarak.(Sahrul)


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *