Pelarian Black Berakhir Setelah Timah Panas Bersarang di Kakinya

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Polres Sumedang berhasil menangkap W, yang merupakan DPO kasus penganiayaan yang menewaskan Karta Gunawan. Tersangka W diperlihatkan kepada para wartawan dalam Konferensi Pers di Mapolres Sumedang, Kamis (21/01/2021).

Sumedang, medkom.id – Pelarian Wisnu alias Black alias W, DPO kasus pengeroyokan yang menewaskan Karta Gunawan beberapa waktu lalu berakhir setelah petugas Polres Sumedang menyarangkan timah panas di kakinya.

Dalam konferensi pers di aula Mapolres Sumedang, Kamis (212/01/2021), Kapolres AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, menerangkan bahwa tersangka Wisnu alias Black ditangkap di tempat persembunyiannya di daerah Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.

Black ditangkap karena ikut terlibat dalam kasus penganiayaan yang menewaskan korban bernama Karta Gunawan di daerah Cileunyi pada pekan lalu.

Setelah kejadian, Black berupaya melarikan diri dengan cara berpindah – pindah tempat. Beberapa tempat yang pernah disinggahi W antaran lain di daerah Bojongsoang kabupaten Bandung. Kemudian tersangka juga sempat bersembunyi di daerah Buah Batu, Kotamadya Bandung.

Sebelum tertangkap, Black juga sempat terdeteksi berada di kabupaten Subang. Pelarian tersangka berakhir setelah anggota Satreskrim Polres Sumedang berhasil mencokoknya di wilayah Wanayasa kabupaten Purwakarta.

Namun saat ditangkap, W alias Black berusaha melakukan perlawanan. Karena dianggap membahayakan keselamatan petugas, Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan cara menembak kaki tersangka.

Sebelumnya, dalam kasus penganiayaan yang menimpa korban Karta Gunawan, pihak Polres Sumedang berhasil menangkap tiga orang rekan tersangka, yakni Agung Rohman alias Tile, Deri Sutisna alias Komeng, dan Nurcahyadi alias Ute.

Dalam kronologi yang disampaikan oleh Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, pembunuhan tersebut dilakukan oleh ke-empat orang tersangka di Jalan Raya Parakanmuncang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jumat (16/1/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

“Para tersangka memukuli korban dengan menggunakan senjata Air softgun sebanyak 3 kali pukulan. Tersangka Komeng memukul korban menggunakan tangan kosong sebanyak satu kali pukulan, sementara dua tersangka lainnya memukul punggung korban dengan menggunakan helm dan menendang motor korban.” terang Eko.

“Sementara tersangka W menusukan pisau sangkur ke arah dada sebelah kiri korban. Tusukan dari tersangka Wisnu alias Black inilah yang kemudian mengakibatkan Karta Gunawan meregang nyawa.” lanjutnya.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prastyo, berhasil mendamaikan dua geng motor, XTC dan Brigez yang sedang berseteru di Mapolres Sumedang, Kamis (21/01/2021).

Dalam Konferensi Pers tersebut, Kapolres Sumedang Eko Prasetyo juga sempat mempertemukan para pentolan geng motor XTC dan Brigez. Kapolres meminta agar kedua geng motor yang berseteru berdamai, dan tidak melakukan aksi – aksi balasan, karena persoalan ini sudah ditangani di ranah hukum dan semua tersangka sudah ditangkap.

“Kami menghimbau kepada komunitas XTC dan Brigez jadilah elemen masyarakat yang bermanfaat. Masih banyak hal – hal positif (yang bisa dilakukan). Contohnya membantu kami mengkampanyekan protokol kesehatan maupun progran vaksinasi, serta melakukan bhakti sosial untuk masyarakat yang terdapak pandemi dan panti asuhan.” tutup Kapolres. (Raden Erik).


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *