MotoGP Punya Regulasi Baru Terkait Finis Balapan

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KOMISI Grand Prix akan memperkenalkan aturan baru soal klasifikasi pembalap yang finis balapan tetapi terpisah dari motornya. Regulasi baru tersebut telah diputuskan oleh Komisi Grand Prix usai melakukan pertemuan bersama Dorna Sports, FIM, Irta, MSMA, dan Race Direction di Madrid, Spanyol pada 30 November 2018.
Berbagai keputusan pertaturan baru pun telah dibuat seperti yang dipublikasikan dalam laman resmi MotoGP, dilansir Kamis (6/12/2018). Salah satu keputusan utama tersebut adalah tentang regulasi baru soal finis balapan.

“Sebelumnya untuk memenuhi syarat finis, pembalap harus mengendarai bersama motornya saat melintasi garis finis. Tetapi ada situasi ketika karena kecelakaan, pembalap dan motor secara terpisah melintasi garis finis,” tulis pernyataan resmi MotoGP.

“Pada yang akan datang, finis akan ditentukan oleh bagian pertama dari pembalap atau motornya dari sisi mana pun saat melintasi garis finis,” lanjut pernyataan tersebut.

Situasi ini pernah dialami Bo Bendsneyder pada gelaran Moto3 Belanda 2017. Kala itu, Bendsneyder Pada balapan tersebut, ia mengalami kontak fisik dengan pembalap lain dan membuat dirinya terjatuh. Walau badan Bendsneyder melewati garis finis, tetapi sang motor terjatuh di belakang garis finis. Hal itu pun membuat ia tidak masuk dalam klasifikasi dan gagal finis.

Selain soal klasifikasi finis balapan, Komisi Grand Prix jua memutuskan aturan tentang pembalap dapat melanjutkan balapan setelah kecelakaan.

(Bad)


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *