Hina Wartawan, Bupati Lumajang Dilaporkan ke Polisi

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Lumajang, Medkom.id 27-Januari-2020 – Salah satu Wartawan Media Cetak Harian Lumajang MC Khoir menyesalkan pernyataan Bupati Lumajang Thoriqul Haq yang telah menghina wartawan dengan ucapan recehan picik, dan licik, serta tidak layak untuk menjadi wartawan.

Menurut Wartawan Media Harian Memo Timur Mc Khoir menyesalkan dengan adanya statemen Bupati Lumajang dan tidak menyangka jika seorang Bupati yang notabene orang nomer satu di Lumajang tega bersikap seperti itu.

Khoir juga mengatakan jika selama ini pihaknya tidak pernah meminta uang sedikitpun kepada Bupati Lumajang Thoriqul Haq namun masih dibilang recehan, dan murahan, Koir juga tidak pernah membuat berita bohong atau hoax selama ini namun sayangnya telah dibilang telah membuat berita bohong.

Sedangkan yang telah dilakukan Bupati Lumajang dalam pernyataannya tersebut jelas sekali menumpulkan dan mengebiri Kebebasan Pers yang ada di Lumajang terutama maupun dilain daerah, padahal kebebasan Pers harus dijunjung tinggi dalam negeri ini, jika adanya intervensi terhadap Wartawan dan media,sangat jelas telah melanggar kebebasan Pers UU No 40 tahun 2009.

“Saya sebagai wartawan Prihatin terhadap statemen seperti itu keluar dari mulut orang nomor satu di Lumajang yang seharusnya memberikan tauladan baik kepada Masyarakat namun justru sebaliknya, anda sebagai wartawan ketika dibilang seperti itu bagaimana perasaan anda,” katanya kepada awak media, Senin (27/1/2020).

Sementara itu Kuasa Hukum Media Memo Timur Mahmud SH ketika dikonfirmasi awak media di halaman Satreskrim Polres Lumajang menjelaskan jika pihaknya telah melaporkan Bupati Lumajang Thoriqul Haq karena diduga telah mencaci maki Khoir salah satu Wartawan Media Memo Timur picik, licik, recehan, Murahan, dimuka umum melalui jumpa pers nya, untuk itu sekarang kita laporkan.

“Setelah laporan Kami diminta melanjutkan laporan kami ke SPK, Sebagai kuasa hukum saya juga menyesalkan, Kalau memang pemberitaan tersebut dinilai salah bukankah dalam UU Pers ada etikanya yakni menggunakan hak jawab maupun yang lainya dan tidak seharusnya seperti itu,” jelasnya. (Sahrul)


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *