Kran Impor Gula dan Bawang Putih Sudah Mulai Dibuka

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

medkom.id – Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah telah mengeluarkan izin impor gula kristal putih alias gula konsumsi  sebanyak 100 ribu ton. Izin tersebut diberikan kepada Perum Bulog dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI).

Airlangga menyatakan izin impor diberikan demi memenuhi kebutuhan dalam negeri dan menjaga harga gula konsumsi. Sebab, harga gula saat ini sedang melonjak hingga Rp18 ribu per kilogram (Kg).

“Pemerintah sudah mengeluarkan izin ke Bulog dan RNI untuk pengadaan (impor) gula putih sebanyak 100 ribu ton. Ini diharapkan bisa masuk ke pasar secara bertahap,” ucap Airlangga dalam video conference, Kamis (2/4).

Menurut dia, Perum Bulog sudah mulai melakukan operasi pasar dengan menjual harga gula konsumsi sebesar Rp10.500 per kg. Hal itu berhasil membuat harga gula perlahan turun.

“Gula pasir di toko-toko seperti mini market atau supermarket sudah turun jadi Rp12.500 per kg tapi memang di pasar masih ada yang menjual Rp18 ribu per kg. Ini Bulog sudah lakukan operasi pasar,” jelas Airlangga.

Airlangga menyatakan satgas pangan akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok jelang Ramadan. Ia berharap distribusi logistik bisa lancar, sehingga tak memicu kenaikan harga di pasaran.

Sementara itu, Airlangga memastikan harga bawang putih akan segera turun. Pasalnya, pemerintah telah mengeluarkan izin impor bawang putih dan akan masuk ke Indonesia dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan.

“Bawang putih persetujuan impor sudah dan dalam satu sampai dua bulan ini akan masuk dan dan jelang ramadan harga akan turun sesuai dengan harga normal,” kata Airlangga.
(Sumber CNN Indonesia)


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *