Korban Tewas Bus Masuk Jurang di Sumedang Bertambah Menjadi 23 Orang

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SUMEDANG – Bus pariwisata yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Cae Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3/2021) malam, diperkirakan mengalami oleng sebelum terjun ke jurang sedalam 25 meter.

Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi, awalnya bus itu melaju dari arah Malangbong, Garut. Tepat di jalan menurun dengan tikungan tajam, bus tiba – tiba oleng dan langsung terjun ke dalam jurang.

“Kejadiannya setengah tujuh (malam) tadi. Dari arah Garut, busnya tadi sudah oleng. Korban banyak. Saya tadi sudah angkat 10 orang. Mungkin korbannya 20-an orang,” kata warga setempat, Dede Suhendar, seperti dikutip dari okezone.com.

Iring – iringan mobil ambulan yang tengah mengevakuasi korban kecelakaan bus masuk jurang di Kecamatan Wado Sumedang, Rabu 10/3). Kecelakaan tersebut diperkirakan menyebabkan puluhan orang tewas.

Saat ini petugas dari Polres Sumedang masih mendata jumlah korban tewas maupun luka. Namun berdasarkan keterangan petugas medis di RSUD Sumedang, jumlah korban tewas sampai Rabu malam pukul 23.30 mencapai 23 orang.

Sebanyak 19 orang tercatat meninggal di lokasi kejadian, sedangkan empat orang lainnya meninggal di rumah sakit dan klinik.

Diberitakan sebelumnya, para korban merupakan penumpang bus pariwisata asal Subang.

Bus pariwisata Sri Padma Kencana itu membawa rombongan peserta ziarah dan tur siswa SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang.

Bus tersebut membawa 63 penumpang dengan rincian 55 orang dewasa, 5 anak-anak, 1 orang sopir, kondektur 1 orang, dan 1 orang pemilik PO.

Saat berada di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, diperkirakan bus tersebut kehilangan kendali, sehingga kemudian masuk jurang sekitar pukul 18.30 WIB.

Sampai saat ini bangkai bus nahas itu belum bisa dievakuasi karena kondisi jurang yang curam.

Deden Ridwansyah, Kepala Kantor SAR Bandung mengatakan ada sampai pukul 20.00, diperkirakan ada 20 korban tewas dan 6 korban lainnya yang masih terhimpit di badan bus.

Ia menambahkan semua korban telah dibawa ke Puskesmas Wado dan RSUD Sumedang.

“Ada 20 korban yang sudah dievakuasi dan telah dibawa ke Puskesma Wado dan RSUD Sumedang.” kata Deden yang dilansir dari Breaking News KompasTV.

Sebelumnya Kasubag Humas Polres Sumedang, AKP Dedi Juhana membenarkan adanya peristiwa bus berisi rombongan ziarah dan tur SMP asal Subang yang masuk jurang.

“Iya benar, tadi sekitar pukul 18.30 WIB,” ujar Dedi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu malam.

“Sekarang anggota kami masih di lokasi kejadian,” lanjutnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Subang yang menerima laporan kecelakaan ini langsung mengirimkan 20 unit ambulans untuk membantu evakuasi jenazah dan korban luka.

Dikutip dari berbagai sumber.

Editor : Raden Erik


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *