Mei 8, 2021

Share and Protect

KH Ma’ruf Amin Hadiri Halal Bihalal Tokoh Pasundan Di Sumedang

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sukon, Sumedang – Keluarga Besar Rukun Wargi Sumedang (RWS) dan Yayasan Pangeran Sumedang (YPS) menggelar acara halal bi halal Idul Fitri 1440 H di Gedung Negara Sumedang, Kabupaten Sumedang, Rabu (12/6) kemarin.

Acara dengan tema`Dangiang Kawargian`ini digagas oleh Tokoh Budaya Sunda Pangeran Papayung Nagara, Komjen. Pol. Dr. Drs. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H. yang juga mantan Penjabat Gubernur Jawa Barat.

Menurut Iriawan, acara ini merupakan ajang silaturahmi keluarga besar keturunan Pangeran Leluhur Sumedang bersama para tokoh dari Tanah Pasundan.

“Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang pas untuk memperkuat ukhuwah kebersamaan, gotong royong, toleransi dan internalisasi identitas Turunan Leluhur Sumedang (Sunda) sebagai ahli waris budaya.” ujar Iriawan kepada para wartawan.

Halal bihalal kali ini menjadi lebih istimewa karena dihadiri oleh sejumlah tokoh Sesepuh Pasundan. Antara lain wakil Presiden RI terpilih Prof. Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin, Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, Forkopimda Kabupaten Sumedang, trah keluarga Kesultanan Cirebon dan Banten, serta tokoh agama, masyarakat, budayawan dan akademisi.

KH Ma’ruf Amin sendiri diketahui sebagai salah seorang keturunan dari raja Sumedang Larang, Prabu Geusan Ulun.

Iriawan sempat memberikan penilaian kepada Kiai Ma’ruf sebagai sosok yang mencerminkan sikap atau nilai-nilai Rahmatan Lil Alamin. Ia juga mendoakan agar KH Ma’ruf Amin sukses dalam menjalankan amanah rakyat saat menjabat Wakil Presiden RI.

”Semoga abah dapat melaksanakan amanah yang diberikan rakyat indonesia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan silsilah keturunan leluhur Sumedang dan penyematan Pin simbol Trah Kerajaan Sumedang Larang kepada KH Ma’ruf Amin.

‘Atas pengakuan sebagai keturunan Sumedang tersebut KH Ma’ruf Amin merasa sangat bersyukur.

“Saya bersyukur dalam rangka pertemuan halal bi halal ini saya mendapat Pin, mendapat legitimasi, pengakuan bahwa saya adalah Wargi Sumedang,” katanya saat memberi sambutan

”Saya merupakan generasi ke-14 dari Prabu Geusan Ulun.” tambahnya.

Kiai Ma’ruf kemudian berharap agar acara halal bihalal ini menjadi ajang silaturahmi yang berarti menyambung tali persaudaraan.

”Tugas kita adalah memberi kebermanfaatan dan membangun kemaslahatan, serta menghilangkan kerusakan kerusakan, dan yang membahayakan,” kata KH Ma’ruf.

KH Ma’ruf Amin sempat disinggung oleh wartawan tentang namanya yang disebut sebut dalam gugatan tim BPN Prabowo-Sandiaga Uno ke Mahkamah Konstitusi, atas dugaan dirinya menjabat sebagai pengawas BUMN.

“Itu nanti TKN yang menjelaskan. Pastinya saya bukan pegawai BUMN, hanya pengawas syariah, jadi terkait saja,” ujar Ma’ruf

Ma’ruf Amin mengapresiasi langkah tim BPN Prabowo Subianto menempuh jalur MK.

“Ya, harusnya kan memang seperti itu. Berarti kan penyelesaiannya sesuai hukum melalui Mahkamah Konstitusi, kenapa harus ada demo lagi? Dan kita percaya sama MK,” kata dia.

Sebagai pencetus ide acara tersebut, Iriawan atau yang kerap disapa Iwan Bule ini mengatakan bahwa terpilihnya Kiai Ma`ruf harus menjadi momentum bagi warga Jawa Barat untuk bersatu.

“Beliau terpilih sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2019. Sudah lama tidak ada Putra Sunda yang manggung di kancah nasional. Terakhir, Wapres putra Sunda adalah Pak Umar Wirahadikusumah merupakan Wapres RI Keempat,” terangnya. 

“Jadi acara ini merupakan tonggak sejarah, sehingga membuat Orang Sunda bersatu,” tutupnya.

Acara halal bihalal tersebut kemudian ditutup dengan beramah tamah bersama masyarakat Sumedang. (Erix Right).


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •