Mei 8, 2021

Share and Protect

Kepala Kantor Bea Cukai Batam ‘PMK 199 Bertujuan Untuk Melindungi UKM’

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Medkom- Batam РKepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata mengatakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) BBM nomor: 199/PMK.04/2019 banyak menuai protes dari pengusaha ekspedisi di Batam. Demikian dikatakannya kepada medkom.id saat ditemui di ruang kerjanya pada hari Senin (20/1/20).

“PMK 199 tujuannya untuk menciptakan perlakuan perpajakan yang adil dan melindungi industri kecil menengah,” ujar Susila

Selain itu, PMK berlaku secara nasional, barang dari luar negeri ke seluruh Indonesia dikenakan bea masuk, kecuali Batam. Bea masuk dikenakan kalau barang dikirim lagi ke luar Batam.

“Jadi Batam tetap istimewa dan diuntungkan karena barang dari luar negeri ke Batam tetap tidak kena bea masuk,” ujarnya.

Ditambahkan, penetapan bea masuk dari 75 USD jadi 3 USD arena usulan dari pengusaha UKM.

“UKM sangat menderita kalah bersaing dengan produk luar negeri,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan telah menetapkan ketentuan impor terbaru terkait barang kiriman yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor: 199/PMK.04/2019.

“Dalam ketentuan tersebut, nantinya pengiriman barang bebas pajak dari Kota Batam yang sebelumnya sebesar 75 USD akan menjadi 3 USD per kiriman.”pungkasnya.

Reporter : Iwan Fajar


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •