Kapolres Sumedang dan Dandim 0610 Pantau Keamanan di Gereja IPDN Jatinangor

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang, medkom.id – Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto bersama Dandim 0610 Sumedang Lekol Inf Zaenal Mustofa mengunjungi gereja di Kampus IPDN, Jatinangor Sumedang, Jum’at siang (2/4/2021).

Kedatangan kedua pucuk pimpinan TNI dan Polri di Kabupaten Sumedang ini bertepatan dengan berlangsungnya kegiatan Misa Agung yang diikuti oleh sekitar 350 mahasiswa IPDN Jatinangor.

Menurut Eko, kunjungan yang dilakukan bersama Dandim ini mreupakan tugas pengawasan terhadap situasi dan kondisi keamanan di lapangan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aparat TNI dan Polri tengah memperketat penjagaan di gereja – gereja yang tengah melakukan ibadah Paskah 2021.

Selain mengerahkan pasukan untuk berpatroli, polisi dan tentara juga berjaga di gereja – gereja tersebut untuk melakukan sterilisasi terhadap pengunjung ibadah kebaktian.

Menurut Eko, langkah sterilisasi gereja ini merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dilakukan sebelum kegiatan kebaktian gereja berlangsung.

“Sesuai SOP pengamanan, kami melakukan pemeriksaan identitas dan barang bawaan jemaat sebelum memasuki gereja untuk mengantisipasi orang-orang yang tidak dikenal guna menghindari adanya hal yang tidak diinginkan.” kata Eko.

“Selain melakukan pengamanan, kami juga memberikan imbauan kepada pengurus gereja dan jemaat yang hadir untuk selalu menerapkan 5 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas),” terang Eko lagi.

Semantara Dandim 0610 Sumedang, Letkol Zaenal Mustofa mengatakan, penjagaan ketat ini di lakukan untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Sumedang.

“Kami bersama Polri ingin memberikan pesan kepada masyarakat Jawa Barat pada umumnya dan khususnya masyarakat Kabupaten Sumedang, bahwa kerukunan umat beragama di Jawa Barat tidak terganggu dengan kejadian di Jakarta maupun di Makassar.” ujarnya.

Dandim turut menghimbau kepada para jemaat di tiap gereja agar tidak mengundang orang dari luar.

“Demi keamanan bersama, kami mememinta agar jemaat yang hadir tidak mengundang jemaat dari luar gereja.” tandas Dandim.

Editor : Raden Erik


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *