Kadis Perindag Batam tindak lanjuti keluhan warga”langkanya Lpg 3 kilo

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Medkom.id – batam- Disperindag kota Batam melakukan  sidak pangakalan elpiji dan  SPBU  diwilayah Sagulung, terungkap ada beberapa titik pengecer elpiji yang tak kantongi ijin (6/10/20)

Gustian Riau kadis Disperindag kota Batam mengatakan, kami menindak lanjuti keluhan warga Batam akan kelangkaan elpiji 3 kg .

1. Kadis Disperindag kota Batam Menindaklanjuti keluhan masyarakat

Antrian panjang para pelangsir yang memakai motor thunder

Gustian Riau mengkordinir angota nya untuk turun kelapangan dan menyisir tempat pangkalan dan pengecer elpiji diwilayah Sagulung, ditemukan 5 titik pengecer tabung elpiji 3 kilo yang tidak berijin dan menjual elpiji 3 kilo dengan harga overlap” lewat Kabid perindustrian” Yanuar memeriksa dan  menyita 56 tabung  elpiji beserta didapati lebih-kurang 43 botol eceran premium dengan kapasitas 1.5 lt yang dijual dengan harga overlap.

Elpiji 3 kg yang disita oleh Disperindag kota Batam

Gustian menghimbau kepada pengecer untuk tidak menjual melebihi harga jual yg ditetapkan oleh Pertamina ,karena ada unsur pidana, ujarnya

2. Adanya Dugaan penjualan solar subsidi nonprosedur

Kadis Disperindag kota Batam ,baju putih saat melakukan sidak di SPBU Genta

“Hal terpisah  Gustian Riau juga melakukan inspeksi mendadak( sidak) di pombensin Tembesi Genta dengan nomor register SPBU 14- 204- 723 .

Dalam sidak, terlihat antrean panjang kendaraan, baik sepeda motor dan mobil. Sementara para petugas SPBU terlihat sibuk mengisi BBM dalam tangki motor Suzuki Thunder dan mobil truk dalam mengisi BBM solar tanpa mengunakan kartu Brizzi dari BRI

Pemandangan ini membuat Gustian Riau geram. Dia meminta petugas  SPBU untuk menghentikan kegiatan pengisian BBM dalam tangki motor thunder dan mengutamakan melayani para pengendara yang memakai kendaraan motor bebek ataupun matic

Leo pengawas dari SPBU milik pengusaha inisial ER diberikan sangsi tegas karena menjual solar subsidi yang tidak mengunakan kartu Brizzi oleh kadis Disperindag .

Iwan fajar


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *