Jelang Bulan Ramadhan, Polres Sumedang Gencar Razia Miras

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang, medkom.id – Jelang bulan Ramadhan yang akan jatuh pertengahan bulan April 2021, Polres Sumedang gencar melakukan razia minuman keras.

Razia yang digelar bersama oleh anggota Sat Narkoba Polres Sumedang Polres Sumedang itu, menyisir sejumlah tempat yang dilaporkan warga menjual minuman keras baik dalam botol atau miras oplosan.

Hasilnya, ratusan botol miras berbagai jenis berhasil diamankan para petugas Polres Sumedang dalam razia tersebut.

Pedagang miras tidak bisa berkutik saat petugas Sat Narkoba Polres Sumedang menyita ratusan botol miras dari lapak mereka.

Ratusan botol miras yang diamankan, didominasi miras jenis pabrikan, berbagai ukuran, termasuk miras oplosan jenis arak hingga tuak.

Menurut Kapolres Sumedang melalui Kabid Humas AKP Dedi Juhana, kegiatan razia miras ini merupakan langkah antisipasi agar tidak terjadi gangguan Kamtibmas selama bulan Ramadhon.

Kasat Narkoba Polres Sumedang AKP Ari Aprian Ferdiansyah menerangkan dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan target miras narkoba ini pihaknya berhasil menyita minuman beralkohol berbagai jenis sebanyak 112 botol, Kamis (25/3).

“Kami menyisir lokasi yang dilaporkan menjual miras di daerah Wado dan Darmaraja.” terang Ari Aprian.

Hasilnya, petugas berhasil menemukan Ratusan botol miras dari toko Jamu Batipuh di Jalan Raya Darmaraja Kabupaten Sumedang, milik Pandi Kurniawan.

“Penjual tidak dapat berkutik saat petugas menggeledah seisi kiosnya.” ujar Ari Aprian.

Dari kios jamu milik warga ber-KTP Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat ini, polisi mengamankan miras sebanyak 92 botol dengan jenis minuman beralkohol, 26 Botol Arak Kecil7, Botol arak kecil, 19 Botol Anggur Merah Kecil, 10 Botol Anggur Merah Besar, 14 Botol Intisari dan 15 Botol Bir merk Pros.

Sementara dari Toko Kelontongan Muna yang berada di Jalan Raya Wado milik Mona Septian, polisi juga berhasil menemukan berbagai jenis miras, diantaranya 2 Botol Intisari, 2 Botol Anggur Merah, 1 Botol Arak Besar, 15 Botol Arak Kecil.

Keseluruhan barang bukti tersebut kemudian disita oleh petugas untuk diamankan.

Paska razia miras tersebut, AKP Ari Aprian mengimbau warga untuk tetap berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran miras di lingkungan tempat tinggalnya agar dapat segera ditindak, sedangkan penjual akan mendapat sanksi tegas jika masih tetap berjualan.

“Kami himbau kepada pedagang miras di wilayah Sumedang jangan coba coba jualan miras lagi karena kami akan tindak sesuai hukum yang berlaku. Dan kepada masyarakat yang mengetahui di lingkungannya ada yang masih menjual miras agar segera lapor ke Sat narkoba untuk dilakukan penindakan.” tegas Ari Aprian.

Editor : Raden Erik


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *