Jebakan Arisan Online

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Arisan menjadi bagian yang tak terlepaskan dari masyarakat Indonesia. Model menghimpun dan memutar uang ini terus berkembang seiring kemajuan zaman.

Bila tahun 2000-an silam arisan kendaraan marak dilakukan, kini bentuknya telah bertransformasi ke beragam jenis. Salah satunya yang tengah marak adalah arisan online.

Arisan tanpa harus bertatap muka ini semakin marak seiring dengan berkembangnya era digital. Semua bisa dilakukan serba online dan cepat, demi efektivitas dan efisiensi. Namun, di tengah kemudahan itu, muncul masalah baru yakni kasus penipuan yang sudah memakan banyak korban.

Pelaku berbeda-beda dan berasal dari berbagai lokasi. Karo Penmas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengaku sudah mendapat banyak laporan kasus dugaan penipuan arisan online. Di antaranya terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

Saat ini kasus-kasus tersebut masih diselidiki. Sebagian kasus sudah ada penetapan tersangka, namun sosoknya masih diburu.

Menurut Dedi, jumlah kerugian arisan online ditaksir mencapai miliaran rupiah. Namun para korban dari salah satu arisan online di Instagram @Marcia_Store, mengklaim total kerugian mereka mencapai triliunan rupiah.

Para korban melakukan berbagai macam cara agar uang mereka kembali dan pelaku tertangkap. Masalahnya selama ini mereka tak ada yang pernah bertemu dengan pelaku karena komunikasi selalu dilakukan secara online.

kumparan berbincang dengan 4 korban arisan online yang mengaku tertipu dari orang yang sama. Keempat korban ini awalnya tidak saling kenal, namun kini mereka melakukan upaya bersama-sama untuk menemukan dan melaporkan pelaku. Mereka juga tak pernah salling bertemu.

Nilai kerugian yang dialami masing-masing korban berbeda-beda. Ada yang puluhan juta, bahkan hingga ratusan juta.

Meski demikian tak semua arisan online adalah modus penipuan. Ada juga yang membuka arisan online untuk memperlancar bisnis mereka. Seperti penjual elektronik 9blowing yang membuka arisan online agar pelanggan bisa membeli gadget dengan cara mencicil. Pelanggan senang, dia pun bahagia karena bisnisnya laku.

Ada sejumlah tips dari pakar keuangan agar para warga khususnya perempuan, tak tertipu arisan online. Salah satunya adalah agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan tinggi. Sebab biasanya investasi yang menawarkan keuntungan lebih tinggi dari bank justru berpotensi membahayakan.

Lantas bagaimana cerita para korban hingga akhirnya berani berinvestasi tinggi kepada orang yang tak mereka kenal? Mengapa mereka bisa percaya dengan iming-iming keuntungan yang seolah tak masuk akal itu? Bagaimana pula sistem bisnis arisan online yang bisa dipercaya? Apa kata OJK menanggapi fenomena ini?

Simak selengkapnya dalam konten spesial dengan topik Jebakan Arisan Online.


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *