Industri di Kota Batam Sangat Berpotensi Menghasilkan Limbah B3

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Makin tingginya tingkat pertumbuhan industri di Kota Batam telah menjadikan Batam salah satu faerah yang mempunyai karakteristik berbeda dengan daerah-daerah lainnya di lndonesia.

Sehingga menjadikan Batam daerah unggulan dalam meningkatkan fungsi pembangunan dan perekonomian nasional.salah satu tujuan pembangunanitu adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, atau dibalik itu perlu diiperhatikan prinsip-prinsip serta penataan lingkungan hidup.

Ilustrasi Limbah

“Dengan meningkatnya pertumbuhan industri dan dampak dari hasil kegiatannya hal ini perlu perhatian dari pemerintah Kota Batam, sebab industri yang betproduksi nantinya tentu akan menghasilkan limbah bahan yang berbahaya beracun (B3), hal ini jadi acuan bagi massa depan Kota Batam” ujar Amjaya pada media ini di ruang kerjanya.

Kabid Lingkungan DLH Kota Batam ini mengatakan untuk mencegah terjadinya dampak negatif di seputaran lingkungan perlu ditetapkan berbagai kebijakan, penataan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik di Kota Batam, sehingga kesadaran akan lingkungan yang baik akan menjadi wacana global penting dan amat mendesak.

“Perlindungan dan pengelolaan lingkungan tidak akan efektif tanpa adanya norma atau kaidah dengan memberi sanksi atas perilaku yang dianggap menyimpang, disamping aspek sanksl penuangan kebijakan, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup juga didasari pada pertimbangan efektipitas pemberlakuannya secara sosiologi” tegas pejabat yang kesehariannya dipanggil Am ini.

Perlunya perhatian pemerintah Kota Batam atas pembangunan industri-industri yang nantinya berproduksi dan akan menghasilkan limbah B3 menurut Didik, dengan berdirinya industri-lnduTri yang nantinya akan berproduksi dan menghasilkan limbah B3 kesadaran penanggungjawab industri yang nantinya dalam berproduksi menghasilkan limbah B3.

Ini jelas kegiatannya melanggar aturan yang telah ditetapkan pemerintah, salah satuanya di bidang prrlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan ini akan dikenakan sanksi , salah satunya sanksi administrasi.

“Penerapan sanksi administrasi di dasarkan pada hasil pengawasan oleh pejabat pengawas lingkungan hidup yang merupakan pejabat fungsional, pengenaan sanksi administrasi dengan tidak membebaskan penanggung jawab usaha, salah satuanya melakukan pemulihan lingkungan lokasi dan bila pelanggaran tadi sangat membahayakan lingkungan akan dikenakan sanksi pidana yang tertuang dalam UU lingkungan hidup” tegas Didik.

Ditambahkannya pengenaan sanksi administrasi bertujuan untuk melindungi lingkungan hidup dan perusahaan, pencemaran akibat dari satu usaha atau kegiatan dan memberi efek jera bagi penanggung jawab usaha, agar tidak mengabaikab aturan yang dikeluarkan pemerintah, selain dikenakan sanksi administrasi juga pidana dan beberapa ketentuan lainnya dan sengketa lingkungan hidup juga dapat ditempuh melalui pengadilan atau di.luar pengadilan” tandasnya

Dengan berdirinya industri-industri yang kedepannya akan menghasilkan limbah B3 menurut Sekretaris Komisi lll DPRD Kota Batam Arlon Veristo, untuk.menghilangkan atau mengurangi resiko berbahaya dari limbah B3 yang dihasilkan kalangan industri itu perlu pengelolaannya dilakukan secara khusus.

Bila pencemaran dan kerusakan lingkungan dibiarkan ini akan mengakibatkan menurunnya daya dukung dan daya tampung lingkungan hifup, dan tentunya akan dapat mengancam kelangsungan hidup manusia serya makluak hidup lainnya” tandasnya.

Ia mengharapkan kepada Pemko Batam melalui Dinas terkait unruk lebih memperhatikan setiap kegiatan industri dan usaha yang nantinya menghasilkan limbah B3. (Mus).


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *