Hotman Paris Bawa Gugatan Korban Lion Air Ke Pengadilan Chicago Amerika Serikat

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hotman Paris Bawa Gugatan Korban Lion Air Ke Pengadilan Chicago Amerika Serikat

Kolase foto Hotman Paris Hutapea

WARTA KOTA, PALMERAH— Tidak percaya dengan hukum di Indonesia, Hotman Paris Hutapea mengaku telah bekerjasama dengan tim pengacara dari Amerika Serikat untuk menangani kasus jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Hotman Paris Hutapea pun sudah mendaftarkan kasus tersebut ke pengadilanCook County Chicago, Amerika Serikat.

Kabar baik itu disampaikan Hotman Paris Hutapea lewat akun Instagram-nya @hotmanparisofficial pada Jumat (30/11/2018) pagi.

Hotman Paris Hutapea mengaku jika kasus tersebut akan dimulai pada pertengahan bulan Januari 2019.

“Kasus pesawat Lion: bukan hanya ngomong but action! Tim lawyer ini sudah daftarkan gugatan di pengadilan Cook County Chicago dan sidang pertama tgl 17 january 2019 atas nama salah satu korban pesawat Lion! Kopi rakyaaaaaaat! Ayok Rakyat Indonesia tetap berani membangun hukum Indonesia yang amat parah!,” tulis Hotman.

Perjuangan, kata Hotman Paris Hutapea tidak perlu mahal.

Hanya berlatarkan kedai kopi di pinggir jalan, Hotman mengaku berhasil menghubungkan antara pengacara asing dan para keluarga korban pesawat Lion Air PK-LQP.

“Bukti berjuang tidak perlu di gedung mewah, tapi di warung rakyat! Bahkan Tim Chicago datang ke Kopi Johny!” kata Hotman.

“Enaknya berbicara bahasa bule dengan hidangan bakpao dgn tema diskusi tingkat internasional! Pak incek di belakang ini orang ngomong apa ya? Bisanya mandarin!” tambahnya berkelakar.

Sebelumnya, Hotman lewat status Instagram-nya juga menyebutkan jika keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 telah mencoba disuap oleh sejumlah oknum dari maskapai penerbangan.

Mereka diminta untuk tutup mulut dengan tawaran akan mendapatkan uang santunan.

Pernyataan tersebut disampaikan Hotman Paris Hutapea usai berbincang dengan sejumlah keluarga korban.

Mereka yang datang meminta pendampingan hukum, mengaku agar tidak mengajukan gugatan, baik kepada maskapai penerbangan dari dalam ataupun luar negeri.

“Inilah keluarga korban yang sekarang dtang ke Kopi Johny terkait pertemuan dengan para pengacara dari Amerika. Ini Ibu yang putrinya pramugari, siapa nama putrinya bu?” kata Hotman dalam status instagramnya @hotmanparisofficial; pada kamis (29/11/2018).

Kasus Pesawat Lion:Bukan hanya ngomong but action! Tim lawyer ini sudah daftarkan gugatan di pengadilan Cook county Chicago dan sidang pertama tgl 17 januay 2019 atas nama salah satu korban pesawat Lion! Kopi rakyaaaaaat! Ayok Rakyat Indonesia tetap berani berjuang membangun hukum indonesia yg amat parah! Bukti berjuang tdk perlu di gedung mewah tapi di warung rakyat! Bahkan tim Chicago datang ke Kopi Joni! Enaknya berbicara bahasa bule dgn hidangan bakpao dgn tema diskusi tingkat Internasional! Pak incek di belakang bingung ini orang ngomong apa ya? Bisanya mandarin!”Shintia Melina,” jawab ibunda.

“Menurut informasi, para keluarga korban ini sudah dihubungi oleh oknum-oknum dari perusahaan penerbangan, akan memberikan santunan yang jumlahnya relatif kecil sesuai peraturan, tapi dengan syarat tidak boleh mengajukan gugatan tuntutan di (maskapai) negara manapun, termasuk di Indonesia,” kata Hotman.

“Padahal, santunan yang menurut Peraturan Menteri Perhubungan itu kan dalam keadaan kecelakaan normal pun itu wajib bayar, termasuk itu karena halilintar pun harus bayar,” kata Hotman.

Sesuai jadwal, Hotman Paris Hutapea akan mempertemukan para keluarga korban dengan sejumlah pengacara asal Amerika Serikat, yakni Maldwel Von Riddle dan Sergei Basparof.

Kedua pengacara tersebut diungkapkan Hotman berpengalaman menangani kasus kecelakaan pesawat.

• PK-LQP Gugat Boeing di AS

Artikel ini tidak mewakili pandangan UC

BACA SUMBER


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *