Juni 24, 2021

Share and Protect

H-1 Lebaran, Polisi Perketat Pemeriksaan di Pos Penyekatan Simpang Pamulihan

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang, Medkom.id – Memasuki H-1 lebaran, yang diprediksi akan menjadi puncak arus mudik, pihak kepolisian Polres Sumedang memperketat pemeriksaan di pos penyekatan Simpang Pamulihan Selasa, (11/5).

Pos penyekatan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi pemudik yang lolos dari penyekatan Pos Parakan Muncang atau dari Cibeusi arah Sumedang.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Operasi Ketupat Lodaya tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan dan satuan Polisi Pamong Praja Sumedang, seperti dituturkan Kapolsek pemulihan Iptu Ahmad Sahidin.

Menurutnya kegiatan tersebut akan berlangsung dari tanggal 6 sampai tanggal 17 Mei mendatang, yang dilaksanakan selama 24 jam sehari, dengan dibagi 3 shift jaga.

Menurut Ahmad Sahidin, operasi pengamanan lebaran ini merupakan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun dengan sandi OPS Ketupat Lodaya. Namun dengan adanya wabah pandemi covid 19 dua tahun belakangan ini, pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik, maka diperlukan pengamanan ekstra dengan melakukan penyekatan di beberapa ruas jalan untuk menyaring masyarakat yang hendak mudik.

“Ada beberapa titik penyekatan yaitu di gerbang pintu tol yang mengarah ke Parakan Muncang dari pos Parakan Muncang arah Pamulihan tujuan Cirebon dan Majalengka dari Cibeusi yang mengarah ke Sumedang,”terangnya.

Diakuinya bahwa operasi ini bukan sekedar memeriksa dokumen pengendara R2/R4, namun difokuskan untuk mencegah masuknya kendaraan dari luar kota yang ditenggarai sebagai pemudik.

Oleh karena itu, lanjut dia, dengan kesigapan petugas ditemukan adanya pengendara R4 luar Sumedang otomatis ya kami kembalikan atau putar balikan.

“Adapun bagi warga lokal yang memiliki kendaraan dengan nopol luar Sumedang kami tetap akan memberikan kebijakan untuk melepaskannya.” lanjutnya.

“Selain R2 dan R4 yang kami berhentikan juga termasuk dalam dalam mobil box yang kami curigai digunakan mudik oleh masyarakat juga sudah kami antisipasi.” pungkasnya. (Usep Jamaludin)

Editor : Raden Erik

 


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •