Geger Tudingan Server KPU Direkayasa Untuk Menangkan Paslon 01

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) membantah keras hoaks yang menyebut server IT KPU diatur untuk memenangkan paslon 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. KPU akan melaporkan akun penyebar hoaks itu ke polisi.

“Karena merasa dirugikan kami akan melaporkan ini ke Bareskrim Mabes Polri supaya ada penegakan hukum” kata Komisioner KPU, Hasyim Asyari di Gedung KPU, Jakarta, Kamis, 4 April 2019.

Hasyim mengatakan hoaks itu merugikan KPU lantaran seolah-seolah menggiring opini KPU melakukan kecurangan. Selain itu, hoaks yang tersebar melalui video itu juga dikhawatirkan mendegradasi kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu dan proses pemilu itu sendiri.

Sebaliknya, dia meminta semua pihak untuk sama-sama menjaga kualitas dan integritas proses pemilu. Bukan malah merusak pemilu dengan hoaks.

Hari ini juga KPU akan memperkarakan kasus ini ke Bareskrim Mabes Polri. KPU juga sudah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Intinya kami akan melaporkan secepat mungkin supaya tidak bertele-tele. Karena ini menyangkut kegiatan paling utama dari pemilu yaitu penghitungan perolehan suara,” ujarnya.

Beredar video berdurasi satu menit di media sosial. Video itu merekam seorang pria yang tengah melakukan pemaparan dalam suatu forum tertutup. Dalam pemaparanya, pria itu menyebut IT KPU di Singapura sudah disetting untuk memenangkan paslon 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Saya bulan Januari ke Singapura karena ada kebocoran data. 01 sudah membuat angka 57 persen. Allah maha segalanya. Server yamg dibangun tujuh lapis bocor. Salah satunya bocor,” kata pria dalam video tersebut.

Hasyim membantah hoaks itu. Menurutnya tak ada satupun server KPU yang disimpan di luar negeri. Selain itu proses penghitungan suara dilakukan secara manual berjenjang, tidak menggunakan sistem IT.

Klik disini untuk halaman asli


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *