FPI Resmi Dibubarkan Oleh Pemerintah

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Menko Polhukam, Mahfud MD menyampaikan pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI) dalam konferensi PERS di Jakarta, Rabu (30/12). Foto : tribunnews.com
Menko Polhukam Mahfud MD, secara resmi mengumumkan pembubaran organisasi Front Pembela Islam (FPI). Dengan keputusan tersebut, artinya segala kegiatan yang diselenggarakan oleh FPI dilarang oleh pemerintah RI.”Saat ini pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI karena FPI tidak lagi mempunyai legal standing baik sebagi ormas maupun sebagai organisasi biasa,” kata Mahfud MD, dalam konferensi pers, di Kantor Kemenkopolhukam, Rabu (30/12) seperti dikutip dari Kumparan.com
Dalam konferensi pers tersebut, Mahfud MD turut didampingi oleh Menkumham Yassona Laoly, Mendagri Tito Karnavian, Kepala KSP Moeldoko, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menkominfo Johnny G Plate, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Kepala BIN Budi Gunawan, Kepala PPATK Dian Ediana, Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar, dan Wamemkumham Eddy Hiariej.Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, sejak lama, sebenarnya FPI sudah bubar. Sebab, FPI tidak kunjung memperpanjang izin ormas.”Bahwa FPI sejak 20 Juni 2019 2019 secara de jure telah bubar sebagai ormas,” kata Mahfud MD dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (30/11).Selama itu, kata Mahfud, FPI melakukan kegiatan yang melanggar hukum. Karena itu pula, pemerintah memutuskan untuk melarang kegiatan FPI.

“Sebagai organisasi FPI terus melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan dan bertentangan dengan hukum seperti kekerasan, sweeping, razia sepihak, provokasi dan sebagainya,” tambah dia.

Kemudian, berdasarkan putusan MK No.82.PUU11 tahun 2013, per tanggal 23 Desember 2014, maka FPI dinyatakan sebagai organisasi terlarang.

Dikutip dari hopsID, Publik pun mulai membicarakan beredarnya surat sakti yang mampu membubarkan FPI tersebut.

Surat sakti yang mampu membubarkan organisasi massa berusia 22 tahun lebih ini diunggah oleh akun jejaring media sosial Twitter @YRadianto.

Dalam kicauannya, dia menjelaskan pihak-pihak yang berperan dalam pembubaran FPI.

“Ini lho 6 Kepala Kementerian dan Badan yang melakukan Penandatangan surat Keputusan Bersama yang menyatakan FPI sebagai Organisasi Terlarang.

-KEMENDAGRI RI

-MENKUM-HAM RI

-MENKOMINFO RI

-JAKSA AGUNG RI

-KAPOLRI

-Kepala BNPT RI

#FPITerlarang,” cuit akun @YRadianto, seperti dikutip dari HopsID.

Bersamaan dengan itu, dia juga memposting dua gambar yang berisikan surat keputusan bersama tersebut.

Belum diketahui apakah surat tersebut asli atau tidak.

Nama FPI dan Habib Rizieq Sihab beberapa waktu belakangan kembali menjadi sorotan. Mulai dari kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia sampai kasus baku tembak antara polisi dengan para pengawal Habib Rizieq yang menewaskan 6 orang.

R.I.P. FPI

Editor : Raden Erik

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *