FAMM Jember Berhasil Menyelesaikan Sengketa Tanah Warga Dengan Damai

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jember,Jawa-Timur,18-03-2021 – FAMM (Forum Advokat Muda Millenial) Jember yang di wakili dua advokat mudanya yaitu Mohammad Aris,S.H dan Nurfatya,S.H berhasil mendamaikan dua warga desa Gunungmalang Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember yang bersengketa karena persoalan tanah dengan cara mediasi.

Proses perdamaian melalui mediasi yang di pimpin langsung oleh Kepala Desa setempat dan di dampingi Sekdes antara keluarga ibu Sela yang di dampingi Advokatnya Mohammad Aris,S.H dan Nurfatya,S.H dengan keluarga Ibu Hosni di laksanakan di Balai Desa Gunungmalang Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember.

Mewakili dari keluarga Ibu Sela, Advokat Muda yang merupakan salah satu advokat dari FAMM (forum Advokat Muda Millenial) Jember Mohammad Aris S.H mengatakan, mediasi yang dilakukan tadi pagi di Kantor Balai Desa Gunung Malang Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember yang di pimpin langsung oleh Djamal selaku Kepala Desa dan di dampingi Sekdes akhirnya selesai dengan damai,

Disebutkannya, dalam pertemuan mediasi tersebut kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan sengketa tanah secara kekeluargaan diluar dari proses hukum yang berlaku.

Adapun perjanjiannya adalah kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan sengketa tanah dengan cara kekeluargaan karena kedua belah pihak masih hubungan keluarga,

“Kedua belah pihak sepakat mengambil langkah perdamaian secara kekeluargaan tanpa ada paksaan dari pihak manapun”.ujar Mohammad Aris,S.H.

Sengketa tanah antara keluarga Ibu Sela dengan keluarga Ibu Hosni ini sebenarnya sudah sangat lama,dan di perkirakan sudah lebih dari 2 (dua) Tahun.

“Alhamdulillah kedua belah pihak sepakat untuk mengambil jalan damai dan bersedia menyelesaikan secara kekeluargaan diluar dari proses hukum yang berlaku”.Imbuh Mohammad Aris,S.H.

“Dan yang terpenting melalui mediasi ini kedua belah pihak sepakat berdamai dan kembali menjalin silaturrahmi yang baik yang selama ini renggang gara – gara bersengketa soal tanah tersebut”.ujar Nurfatya,S.H.

(Sahrul)


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *