Dikawal Ketat Petugas Kepolisian, Ribuan Dosis Vaksin Covid-19 Tahap III Tiba di Sumedang

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang, medkom.id – Dikawal ketat kepolisian ribuan dosis vaksin anti Covid-19, tiba di gudang penyimpanan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang pada hari Senin (8/3/2021).

Petugas Dinkes yang dibantu aparat kepolisian memindahkan vaksin yang dikemas ke dalam kardus besar. Selanjutnya vaksin dipindahkan ke lemari es penyimpanan vaksin.

Pendistribusian Vaksin Covid-19 tahap III tersebut menggunakan KR Box yang dibawa dari gudang Logistik B-Material Penanganan Covid-19 di kawasan Bizpark Kopo Blok A8 No. 25 Kel. Cibaduyut Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung.

Jumlah Vaksin Covid-19 yang diterima pada tahap III ini sebanyak 9.300 (Sembilan ribu tiga ratus) dosis yang dimasukan kedalam 930 (Sembilan ratus tiga puluh) vial, yang mana 1 vial berisi 10 dosis vaksin.

Selanjutnya Vaksin tersebut akan di simpan di gudang di Kantor UPTD Farmasi Dinkes Kab. Sumedang Jl. Serma Muchtar No. 120 Kel. Situ Kec. Sumedang Utara Kab. Sumedang.

Kegiatan Penerimaan Vaksin Covid-19 tahap III tersebut rencananya akan dihadiri oleh Kadinkes Kab. Sumedang Sdr. DADANG SULAEMAN, S.Sos, M.Kes., Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumedang Sdri. dr. RENNY KURNIAWATI ANTON dan Kepala UPTD Farmasi Dinkes Kab. Sumedang Sdri. Apt. RITA JUWITA, S.Farm.

Sebelumnya pemerintah RI telah memberikan vaksin kepada lebih dari 1 juta tenaga kesehatan dalam waktu 1 bulan sejak pertama kali prohram vaksinasi ini dimulai 13 Februari 2021 lalu.

Melihat perkembangan yang positif dan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi demi mencapai kekebalan kelompok, maka program vaksinasi akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya dan akan diberikan ke kelompok prioritas berikutnya, yaitu masyarakat lanjut usia (lansia) dan petugas pelayanan publik.

Di Kabupaten Sumedang, Vaksin Covid-19 tahap III tersebut akan diberikan kepada kurang lebih 4.650 ( empat ribu enam ratus lima puluh ) tenaga Pelayan Publik.

Selain tenaga medis dan TNI/POLRI, petugas pelayanan publik menjadi salah satu golongan yang mendapat prioritas menerima vaksin ini karena memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga sangat rawan terpapar virus Covid-19.

TNI dan Polri, serta kelompok pekerja keamanan lain juga menjadi prioritas pemerintah karena memiliki peran penting dalam membantu meningatkan proses tracing atau penelusuran kontak sehingga pemerintah dapat segera menentukan langkah-langkah yang diperlukan sejak dini untuk menurunkan laju penyebaran virus.

Selain itu pemerintah juga memprioritaskan pekerja transportasi publik yang terdiri dari pekerja tiket dan masinis kereta api, pekerja bandara, pilot, pramugari, pekerja pelabuhan, pekerja Trans Jakarta dan MRT, supir bus, kernet, bahkan kondektur, supir taksi, dan juga ojek online.

Program vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap Covid-19 ini merupakan salah satu program Pemerintah Pusat dalam Percepatan Penanganan Covid- 19.

Editoe : Raden Erik


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *