Debt Collector Kembali Bertindak Brutal, Korban Sampai Pingsan

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

DELI SERDANG – Lagi, debt collector membuat ulah dan meresahkan warga. Bahkan kali ini, para pelaku debt collector juga mengakibatkan korbannya pingsan dan sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat setelah dianiaya para pelaku.

Nurmintaria, korban kebrutalan debt collector. Foto:sumateranews.co.id

Peristiwa yang terjadi di kawasan Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), pada Jumat sore (22/22/2019) itu kini sudah ditangani pihak kepolisian sector (Polsek) Pancur Batu. Hingga berita ini dimuat, korban yang belakangan diketahui bernama Nurmintaria (47) tercatat pegawai di Kantor Camat Merdeka Berastagi, dan berasal dari Kabupaten Karo masih menjalani perawatan tim medis rumah sakit.

Terungkap dalam aksi brutal yang dilakukan oleh sekelompok pelaku debt collector berjumlah 8 pria berbadan tegap ini dilakukan dengan modus berpura-pura menjadi korban tabrak lari agar bisa menghentikan kendaraan korban yang akan ditarik paksa.

Siasat para pelaku debt collector ini pun membuahkan hasil, saat terlibat aksi kejar-kejaran dengan mobil korban disekitar kawasan simpang Tuntungan, Pancur Batu, salah seorang debt collector berteriak dan mengaku menjadi korban tabrak lari oleh kendaraan yang ditumpangi korban.

Teriakan salah satu pelaku ini pun langsung mengundang sejumlah warga yang melintas dan berada di lokasi kejadian. Alhasil, kawanan debt collector ini pun dengan leluasa langsung menghentikan dengan paksa kendaraan yang mereka incar. Namun korban, yang saat itu dihinggapi perasaan takut atas kejadian yang dialaminya memilih diam dan tidak membukakan pintu kendaraannya.

Diduga kesal, salah seorang pelaku lain kemudian langsung memecahkan kaca sebelah kanan dan mengambil kunci mobil dengan Nopol B 1075 POK. Tak sampai disitu, kawanan pelaku juga melakukan penganiayaan dan menyebabkan korban atau penumpang di dalam mobil terluka dan pingsan.

Pasca kejadian, menurut pengakuan supir korban, Indra Ginting, ada beberapa barang juga yang hilang dari dalam mobil yang dikemudikannya, yaitu Laptop dan sejumlah barang yang berada di box dasbord mobil xenia milik korban.

Mirisnya lagi kata warga, tak satu pun personel kepolisian dari Polsek Pancur Batu yang datang ke lokasi untuk mengamankan kejadian yang menyebabkan satu wanita (korban) tak sadarkan diri tersebut.

Oleh warga, korban dibawa dan diberikan pengobatan ke Puskesmas Pancur Batu masih dalam keadaan tak sadarkan diri.

Terpisah, Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago saat dikonfirmasi hanya mengatakan bahwa informasi dari Kanit reskrimnya, korban sudah membuat laporan dan langsung mematikan telepon gengam miliknya.

Klik disini untuk halaman asli


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *