Cara Mengobati Angin Duduk, Secara Mandiri Dan Anjuran Dokter!

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Angin duduk bukanlah sebuah kondisi yang sepele. Pasalnya, angin duduk, atau secara medis disebut dengan angina pectoris, merupakan salah satu gejala gangguan jantung.

Kondisi ini terjadi akibat terganggunya aliran darah atau pasokan oksigen ke otot jantung. Jika tidak mendapatkan penanganan yang baik, bukan tidak mungkin berujung fatal. Karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi angin duduk.

Cara Mengatasi Angin Duduk dengan Mengubah Gaya Hidup

Jika angin duduk yang kamu alami tergolong ringan, memperbaiki gaya hidup merupakan salah satu cara mengatasi angin duduk yang disarankan. Perubahan yang dapat kamu lakukan di antaranya:

  • Berhenti merokok jika kamu adalah perokok aktif. Jika kamu tidak merokok, sedapat mungkin hindarilah paparan asap rokok.
  • Mengurangi berat badan jika berat badanmu berlebih
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, salah satu caranya adalah dengan membatasi konsumsi lemak jenuh dan menggantinya dengan sayuran, buah-buahan, serta daging tanpa lemak
  • Mengikuti program olahraga yang sesuai dengan kondisimu. Konsultasi dengan dokter bisa dilakukan.
  • Menghindari konsumsi makanan dalam porsi besar yang dapat membuatmu merasa kenyang secara berlebihan
  • Mengelola stres sebaik mungkin. Misalnya dengan meditasi, latihan pernapasan, dan berbagai teknik relaksasi lainnya.
  • Membatasi konsumsi alkohol tidak lebih dari 2 minuman untuk pria dan 1 minuman untuk wanita
  • Jalani pengobatan dengan sebaik mungkin jika kamu memiliki faktor risiko yang dapat memicu angin duduk. Misalnya, tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
  • Luangkan waktu istirahat saat melakukan aktivitas fisik. Angin duduk dapat disebabkan oleh aktivitas fisik yang menguras tenaga,
  • Awali aktivitas fisik dengan ritme perlahan agar jantung dapat menyesuaikan kondisinya
  • Periksa kadar kolesterol darahmu secara rutin

Cara Mengatasi Angin Duduk dengan Pengobatan

Jenis-jenis obat-obatan yang umum digunakan untuk mengatasi angin duduk antara lain obat yang berfungsi untuk : melebarkan pembuluh darah sehingga darah mengalir lebih banyak menuju otot jantung, menghambat reaksi penggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol darah, hingga menurunkan tekanan darah.

Semua obat-obatan tersebut harus digunakan sesuai instruksi dokter. Begitu juga saat mendapatkannya, harus menggunakan resep dokter. Pasalnya, pengobatan yang tidak sesuai sangat mungkin malah berbalik memperburuk kondisimu.

Cara Mengatasi Angin Duduk dengan Prosedur Operasi

Jika angin duduk disebabkan oleh penyempitan parah bahkan menyumbat pembuluh darah, dokter dapat menyarankan prosedur operatif, yang terdiri dari angioplasty dan operasi bypass sebagai pilihan penanganan.

Angioplasty and stenting

Prosedur ini diawali dengan memasukkan kateter (pipa panjang, ramping, dan fleksibel) ke dalam pembuluh darah melalui pembuluh pada lengan atau pangkal paha. Ujung kateter kemudian diarahkan, dengan bantuan sinar X, hingga mencapai pembuluh darah jantung yang mengalami penyempitan.

Ujung kateter ini membawa sebuah balon kecil yang akan mengembang dan menekan plak kolesterol. Hasilnya, pembuluh darah melebar dan darah kembali mengalir normal. Selanjutnya, akan dipasang stent (cincin dari kawat khusus dengan bentuk menyerupai pegas) untuk menjaga pembuluh darah tetap terbuka.

Coronary artery and bypass surgery

Pada prosedur ini, pembuluh vena atau arteri dari bagian tubuhmu yang lain digunakan sebagai jalur pintas (bypass) bagi darah agar dapat mengalir menuju otot jantung. Dengan begitu, otot jantung kembali mendapatkan pasokan oksigen dan gejala angina dapat berkurang.

Angin duduk memang bukan merupakan penyakit, tapi kondisi ini perlu ditangani dengan baik. Pasalnya, angin duduk dapat menjadi tanda awal dari penyakit jantung yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada semua umur.

Agar hasilnya semakin optimal, pengobatan dari dokter harus diimbangi dengan pengaturan gaya hidup yang sehat. Tak lupa, pantau kondisi kesehatanmu secara rutin ke dokter.

Sumber : OkayDoc


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *