Cara Kredit Mobil: DP Nol Persen Kredit Kendaraan Bisa Dilakukan dengan Catatan

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rencana penetapan kebijakan uang muka atau down payment nol persen (DP 0 Persen Kredit Kendaraan) alias bebas DP terus menjadi isu yang menarik, terutama di perusahaan pembiayaan kendaraan di Indonesia.
Rencana yang digaungkan oleh pemerintah melalui Otoritas Jasa Keungangan (OJK) ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan industri kendaraan bermotor.

Namun apakah benar demikian?

FIFGROUP yang merupakan salah satu perusahaan pembiayaan ternama di Tanah Air, utamanya roda dua, coba menjawab hal ini.

“Sebenarnya pasar roda dua ini kan orang beli untuk kebutuhan transportasi. Nah DP ini segmennya luas, ada DP besar dan DP kecil.

Jadi dengan nol persen ada beberapa konsumen yang dulu misal kemampuan baya uang mukanya ada di bawah 10 persen, sekarang bisa beli motor,” ucap Presiden Direktur FIFGROUP Margono Tanuwijaya saat ditemui pekan lalu.

Margono mengungkapkan jika dikatakan bisa menumbuhkan pasar maka bisa dikatakan demikian.

Namun ia juga mengingatkan ada risiko dibalik hal-hal baik yang ditawarkan ini.

Pertama dari risiko gagal bayar dari konsumen yang mendapatkan kemudahan tersebut.

Kedua, segmen konsumen seperti apa yang layak mendapatkan kemudahan ini, akan berbeda dengan yang konsumen DP besar dan kecil.

“Kalau DP kecil berarti kolateral LTV (loan to value) akan tinggi, bisa kredit macet. Konsumen juga berbeda segmennya yang bisa dapat DP nol persen.

Kita harus analisis semua sebelum menerapkan hal tersebut,” ucap Margono.

Presiden Direktur Toyota Astra Finance, Agus Prayitno juga mengungkapkan kebijakan uang muka nol persen sebenarnya sudah bisa diterapkan sejak lama.

“Sejak dulu bisa, cuma tergantung kesehatan lembaga pembiayaannya dan itu ada syaratnya. Kalau konsumennya bagus (kriteria, catatan dan latar belakangnya), kenapa tidak kita berikan.

Jadi memang tidak semuanya akan dikasi (DP nol),” ucap Agus di kesempatan yang sama.

Ekonomi Lambat, DP Kendaraan Dipertimbangkan Jadi 0 Persen

Rencana pemberian DP 0 persen untuk pembelian kredit kendaraan bermotor sudah bergulir sejak beberapa tahun silam.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencari alternatif kebijakan guna menstimulus perekonomian yang sekarang tengah lesu.

Salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan adalah memangkas kembali besaran uang muka atau down payment (DP) kendaraan bermotor.

Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK pada 2015 silam menyatakan, OJK menyadari bahwa relaksasi kebijakan yang telah digagas OJK pada awal Juli 2015 tidak serta merta menggairahkan kembali penjualan maupun pembiayaan kendaraan bermotor.

“Saya juga berkomunikasi dengan pelaku industri pembiayaan. Mereka mengatakan adanya penurunan daya beli masyarakat pada saat ini,” jelas Firdaus saat itu.

Oleh karena itu, pihaknya terus membuka peluang untuk kembali merangsang perekonomian.

Caranya adalah dengan mempertimbangkan kemungkinan diperbolehkannya perusahaan pembiayaan memberikan DP nol persen alias tanpa DP kepada konsumen.

Ide ini merupakan masukan dari salah satu perusahaan pembiayaan.

Andai usulan ini diterima, tetap ada mitigasi risiko, misalnya fasilitas ini hanya berlaku pada perusahaan pembiayaan tertentu.

“Kalau rasio non performing financing (NPF)-nya kecil, barangkali bisa saja tanpa DP. Misalnya untuk yang NPF-nya 15%,” ujar Firdaus.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “DP Nol Persen Bisa Dilakukan Namun dengan Catatan”


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *