Banyak Yang Salah Kaprah, Inilah Perbedaan Leasing dengan Finance.

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sebagian besar orang yang membeli kendaraan dengan cara kredit akan mengatakan bahwa mereka mendapatkan kredit dari leasing. Benarkah demikian?

Padahal sebenarnya pihak yang memberikan fasilitas krerit kendaraan hanyalah perusahaan pembiayaan berbentuk finance.

Walau sudah menjadi kosakata baku, terdapat perbedaan yang sangat mendasar dari leasing maupun finance. Bukan hanya sekedar nama, tapi produk dan kontrak perjajiannya pun tentu akan berbeda.

Istilah leasing ini memang lebih sering terdengar dan digunakan dengan berkembangnya sistem perkreditan yang ada di Indonesia saat ini.

Meski tingginya angka kredit kendaraan dan ramainya orang memperbincangkan leasing, tetapi masih banyak orang yang salah kaprah dengan istilah ini.

Banyak yang menggangap finance company atau lembaga pembiayaan itu lembaga leasing.

Padahal leasing itu adalah salah satu bentuk produk dari pembiayaan.

Leasing itu sebenarnya tidak sama dengan kredit.

Secara harafiah leasing sendiri berasal dari bahasa Inggris Lease yang berarti menyewakan.

Leasing sering dikenal juga dengan sewa-guna-usaha.

Jadi leasing adalah kegiatan pembiayaan oleh bank atau lembaga dan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan atau perorangan untuk jangka waktu tertentu.

Dalam jangka waktu itu seseorang yang mengajukan leasing harus melakukan pembayaran secara berkala dengan disertai hak kepemilikan setelah semua pembayaran telah selesai dilunasi.

Dalam perkembagannya, istilah leasing ini ternyata banyak yang diartikan dengan pemahaman yang salah. Ini karena banyak diantara masyarakat yang mengartikan bahwa leasing adalah kredit.

Efek salah kaprah ini berimbas pada pelaksanaan leasing yang juga ikut salah kaprah atau tidak sesuai. Yaitu dengan adanya penetapan uang muka atau Down Payment.

Seharusnya yang namanya sewa (lease) tidak dikenal penetapan Uang Muka/Down Payment. Tapi kenyataannya sistem leasing kendaraan di indonesia, seseorang diwajibkan uang muka 25-30%.

Lalu, yang namanya sewa, penyewa tidak dibebani dengan risiko kepemilikan seperti perawatan, kerusakan fisik, hingga pajak kendaraan.

Penyewa idealnya hanya tinggal pakai tanpa direpotkan hal tersebut diatas.

Namun kenyataannya penyewa harus melakukan perawatan kendaraan dengan biaya pribadi.

Anehnya lagi jika memang ini disebut sistem kredit, seharusnya saat terjadi kredit macet maka perlakuannya haruslah barang diuangkan untuk kemudian menutupi sisa angsuran.

Tapi yang terjadi di Indonesia ketika terjadi kredit macet adalah barang akan diambil alih secara keseluruhan oleh pihak penyelenggara leasing.

Tentu konsep seperti ini sangat merugikan pihak konsumen pengaju leasing (lesse).

Untuk itu perlu diperhatikan isi perjanjian dalam melaksanakan kredit. Jangan sampai salah kaprah ini ikut terjadi dalam kredit kendaraan yang kita lakukan.

Pada prinsipnya, terdapat perbedaan antara leasing dengan finance seperti yang akan kami kutip dari berbagai sumber dibawah ini.

Leasing

Kata Leasing berasal dari kata lease  ( bahasa inggris ) yang berarti menyewakan. Dalam arti lain Leasing adalah “ setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyedian barang – barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan, dalam jangka waktu tertentu, berdasarkan pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih (options), yaitu hak dari perusahaan pengguna barang modal untuk mengembalikan atau membeli barang modal yang disewa pada akhir jangka waktu perjanjian leasing. Dan juga dapat dikatakan “ leasing adalah Suatu perjanjian penyediaan barang-barang modal yang digunakan untuk suatu jangka waktu tertentu.

Pembiayaan Konsumen ( consumers finance )

Consumers Finance adalah suatu lembaga yang dalam melakukan pembiayaan pengadaan barang untuk kebutuhan konsumen dilakukan dengan sistem pembayaran secara angsuran atau berkala dan tidak disertai dengan hak opsi.

Antara Leasing dengan Consumers Finance memiliki persamaan yakni :

  1. Leasing, pembiayaan konsumen, sama – sama melakukan kegiatan pembiayaan bagi orang atau badan usaha lainnya.
  2. Sama – sama merupakan lembaga pembiayaan yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal.
  3. Sama – sama tidak menarik dana secara langsung dari masyarakat. Tidak menarik dana secara langsung artinya tidak mengambil uang secara langsung dari masyarakat ( Non Depository Financial Institusion ) baik dalam giro maupun deposito.
  4. Badan Hukum, yaitu Perusahaan pembiayaan yang khusus didirikan untuk melakukan kegiatan yang termasuk dalam bidang usaha lembaga pembiayaan.
  5. Sama – sama terdapat perjanjian dan ketentuan – ketentuan yang disepakati oleh para pelaku transaksi.
  6. Kadang kala sama – sama tidak membutuhkan jaminan.
  7. Proses transaksinya tidak berbelit – belit.
  8. Pihak yang menfasilitasinya dan Lembaga pembiayaan mewujudkan dengan bantuan dana.
  9. Sistem pembayaran secara berkala yang sesuai dengan perjanjian sebelumnya

Sedangkan perbedaan antara Leasing dengan Consumers Finance adalah sebagai berikut :

LeasingPembiayaan Konsumen
Disertai hak opsiTidak disertai hak opsi
 lessor akan membayar kepada supplier barang modal yang dibutuhkan lesse, dan lesse akan membayar secara berkala kepada lessor. Waktunya sesuai perjanjian lesse dan lessorLembagapembiayaan akan membayar barang keperluan konsumen dan konsumen akan membayar kembali secara angsuran atau berkala
Objek leasing adalah benda – benda yang diperlukan dan digunakan untuk menjalankan perusahaan.Contoh : mesin-mesin peralatan untuk pabrik, alat-alat berat seperti Excavator, Buldozer untuk perusahaan tambang dll.Objek dari pembiayaan konsumen adalah barang-barang bergerak, kebutuhan dari konsumen yang akan dipakai untuk keperluan hidupContoh : mobil, sepeda motor, peralatan elektronik rumah tangga dll.

Dari uraian singkat sebagaimana tersebut di atas, maka kita tidak lagi akan membuat pernyataan : “… bahwa kendaraan pribadi yang kita miliki adalah diperoleh melalui leasing …

Oleh karena pembelian kendaraan pribadi secara angsuran hanya dapat dilalui melalui Lembaga Pembiayaan bukan leasing.

Dikutip dari pertamax7.com dan gridoto.com

Editor : Erix Right


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *