Banjir Bandang Melanda Citengah, Dua Orang Dilaporkan Menjadi Korban

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJIR BANDANG SUMEDANG
( Akun Youtube : KOQUEZ93 )

Sumedang – Dua orang warga Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat dikabarkan menjadi korban banjir dan longsor yang terjadi di kawasan Citengah, Kamis (25/3) sore.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui akun Instagram-nya, meluapnya air sungai yang disertai longsoran tanah ini terjadi pada pukul 16.15 WIB akibat hujan yang mengguyur deras wilayah Kabupaten Sumedang kemarin sore.

Menurut BPBD, longsoran tersebut terjadi di depan rumah makan Citengah dan di beberapa titik jalur menuju Citengah. Selain menutup sejumlah ruas jalan, dalam insiden tersebut dikabarkan bahwa dua orang warga hanyut terbawa arus hingga ke sungai. Banjir bandang ini juga mengakibatkan sebuah rumah di lokasi ambruk dan menimpa sebuah mobil.

“Korban sementara ada dua orang. Satu korban sudah berhasil ditemukan, yang satu lagi sampai saat ini masih dalam pencarian” kata seorang petugas dari Kecamatan Sumedang Selatan.

Korban yang berhasil ditemukan langsung dibawa ke RSUD Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto membenarkan kejadian tersebut.

“Betul, satu orang sudah ketemu, satu masih dalam pencarian,” kata Eko seperti dikutip dari republika.co.id

Masih dikutip dari republika.co.id, Kapolres Sumedang mengatakan Personel Polres dan Kodim Sumedang, Basarnas, BPBD, dinas terkait lainnya dan masyarakat setempat masih saling bantu untuk proses pencarian.

Sementara notif.id melaporkan banjir bandang itu mengakibatkan puluhan hektar sawah di Dusun Ciawi, Desa Gunasari, Kecamatan Sumedang Selatan gagal panen akibat terendam banjir.

“Sekitar 40 hektar sawah gagal panen akibat terendam banjir,” ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Iwan Hermawan seperti dikutip dari notif.id.

Selain itu, ujar Iwan, sebanyak 5 unit rumah rusak dengan 21 jiwa terdampak akibat banjir bandang tersebut, dan satu unit tempat penggergajian kayu terendam.

Editor : Raden Erik


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *