Mei 8, 2021

Share and Protect

Balada Tragis Maling Ber-Honda Jazz Yang Sukses Membobol Belasan Toko

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang, medkom.id – Walau terhitung masih berusia muda, namun Dadah Junaedi alias Kadah (23) telah sukses meraih apa yang diimpikan kebanyakan pemuda seusianya.

Sebuah mobil mewah, dan sebuah sepeda motor sport serta uang yang banyak telah sukses ia miliki berkat keuletannya dalam ‘bekerja’.

Namun sayang, ‘kegigihannya’ dalam bekerja ini justru membawanya ke balik terali besi alias penjara.

Pemuda warga dusun Cilipung Kelurahan Pasanggarahan Kecamatan Sumedang Utara ini ditangkap oleh polisi karena ternyata pekerjaan yang dia lakukan selama ini adalah membobol properti orang lain alias maling.

Tak tanggung – tanggung, sebelas toko bahan bangunan dan toko onderdil berhasil dia bobol dalam waktu yang relatif singkat.

Hanya dengan bermodalkan obeng dan alat – alat sederhana lainnya, Kadah sukses menggasak uang dari toko – toko bahan bangunan yang dia bobol.

Dari tangan Kadah, polisi turut mengamankan sebuah mobil Honda Jazz dan sepeda motor Honda CBR serta handphone yang ia pergunakan dalam ‘bekerja’.

Dalam konferesi pers di aula Mapolres Sumedang, Senin (19/4/2021) siang tadi, Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto mengatakan Kadah ditangkap berdasarkan laporan dari 4 orang pemilik toko bangunan.

“Pelaku tercatat sudah melakukan aksi pembobolan sebanyak 11 kali dengan menggunakan satu buah obeng,” ujar Eko kepada wartawan, Senin (19/4/2021).

Menurut Eko, modus yang dilakukan oleh tersangka adalah dengan cara memanjat tembok samping toko bangunan dan toko onderdil yang telah tutup.

“Selanjutnya tersangka membongkar genting dan membuka plafon toko dan turun ke ruangan toko selanjutnya mencongkel laci meja menggunakan obeng dan mengambil uang yang ada di dalam laci.” terang Eko lagi.

Dari penangkapan tersebut, diketahui ternyata Kadah alias Ade Jaja ini merupakan seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor pada tahun 2018 lalu.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita1 (satu) Unit kendaraan R4 Merk Honda Jazz, 1 (satu) Unit Kendaran R2 Merk Honda CBR Warna Hitam tanpa plat nomor, 1 (satu) Obeng plus dan min, 1 (satu ) Topi warana hitam merk nike, 1 (satu) Jaket warna biru dongker merek Xpose, serta uang tunai sejumlah Rp.1.353.500 (satu juta tiga ratus lima puluh tiga ribu lima ratus rupiah).

“Kepada tersangka dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.” pungkas Eko.

Kini ‘karier’ Kadah telah berakhir setelah para petugas dari Polres Sumedang menangkapnya. Dalam usianya yang masih sangat muda, Kadah pun harus menghadapi kenyataan tragis, menikmati masa ‘pensiun’ dibalik tembok penjara.

Dan sebagai bonus dari ‘pekerjaannya’ ini, sebuah timas panas disematkan para petugas di kakinya karena berusaha kabur dari tangkapan petugas. (Raden Erik).


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •