Alasan di Balik Penutupan Starbucks UI

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA, KOMPAS.com – Gerai Starbucks di Universitas Indonesia (UI) tinggal sejarah. Perusahaan kedai kopi asal Amerika Serikat itu memilih angkat kaki dari UI setelah sejak 2011 membuka bisnis di lantai dasar perpustakaan universitas negeri tersebut.

Padahal sejak berdiri, gerai Starbucks di UI selalu tampak ramai, terutama pada masa perkuliahan. Starbucks menjadi pilihan bagi mahasiswa atau dosen untuk mengerjakan tugas atau berkumpul bersama teman.

Namun, mereka memilih tutup, dan membuka gerai di luar area kampus kuning. Lantas, apa alasan di balik keputusan tersebut?

“Starbucks pindah ke lokasi baru agar pelanggan kami yang berada di luar kompleks UI di area Depok dapat juga datang dengan mudah ke Starbucks untuk menikmati minuman dan makanan favorit mereka,” tulis Yuti Resani, Marketing Communication & CSR Manager Starbucks kepada Kompas Lifestyle, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Starbucks memindahkan gerai mereka ke kawasan Margonda dan telah dibuka sejak 6 Januari 2018.

Menurut Yuti, gerai Starbucks di kawasan tersebut lebih strategis, seperti adanya area toko dan parkir yang cukup luas.

“Serta jam operasional yang lebih lama sehingga memberi kenyamanan dan kemudahan akses kepada pelanggan kami,” ungkap Yuti.

Selain itu, pemidahan ke kawasan tersebut juga tak membuat Starbucks menjauh dari kawasan pendidikan. Area tersebut masih dekat dengan beberapa perguruan tinggi.

“Bagi Starbucks, institusi pendidikan seperti universitas merupakan bagian penting untuk strategi kami berada lebih dekat dengan generasi muda,” papar Yuti.
KAHFI DIRGA CAHYA
Sumber : www.kompas.com


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *