Melawan Politik Uang dengan Membagikan Bibit Tanaman, Cara Caleg DPR RI dan Kabupaten Sumedang Ini Wajib Ditiru

Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sumedang, SUKON – Cara sosialisasi yang unik dan berbeda dilakukan seorang calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Demokrat nomor urut 2, Lis Dedeh. Bersama relawannya yang tergabung dalam Relawan Sobat Lis Dedeh (SOLID), Lis Dedeh mengkampanyekan program tebar ribuan pohon.

Program tersebut adalah dengan memberikan bibit tanaman pepaya california (calina) kepada masyarakat di beberapa daerah, antara lain kepada warga OTD Jatigede di desa Kampung Baru, Kecamatan Wado Sumedang pada saat jadwal kampanye Partai Demokrat beberapa waktu lalu.

Carli (kiri) dan Amah, warga penerima bantuan bibit pepaya di Wado. (foto: dok Sukon)

Lis Dedeh mengaku merasa prihatin dengan kondisi warga OTD Jatigede yang kehilangan lahan garapan paska dibangunnya waduk Jatigede.

Dengan kondisi seperti itu, Lis Dedeh pun tergerak untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kampanye dengan menggunakan bibit tanaman ini, menurut Lis Dedeh, sebagai bentuk perlawanan atas adanya kampanye politik uang yang sering terjadi. Dia dan Partai Demokrat akan terus bergerak menggalang suara dengan melakukan edukasi pemilih berdasarkan program alias tidak menggunakan uang.

“Melalui melalui kepekaan terhadap lingkungan ini, saya berharap Partai Demokrat akan semakin dicintai. Menarik simpati masyarakat, tidak harus selalu dengan money politic, tapi lebih memprioritaskan program program yang nyata seperti pembagian bibit tanaman ini.” ujarnya.

Sebagai seorang pemerhati masalah sosial dan lingkungan hidup, Lis Dedeh mengungkapkan bahwa dirinya juga sangat memperhatikan lingkungan sekitarnya, terutama warga yang terkena dampak pembangunan waduk Jatigede.

“Ribuan orang kehilangan lahan garapan, sementara pemerintah masih belum menemukan solusi yang efektif untuk mereka.” kata Lis.

Menurutnya, metode kampanye dengan membagikan bibit tanaman ini jika diterapkan caleg lain dapat membawa manfaat dan kebaikan bagi masyarakat.

“Jauh lebih efisien, namun sangat bermanfaat dan dapat dirasakan dalam waktu yang panjang, ketimbang membagikan uang yang akan habis hanya dalam sekejap” ujarnya lagi.

Caleg DPR RI nomor urut 2 dari Partai Demokrat, Lis Dedeh dalam sebuah acara sosialisasi (foto : dok SUKON)

Dijelaskannya, antusias warga sangat besar dengan pola-pola pemberdayaan yang dilakukan. Hal ini berbeda jauh dengan parpol parpol lain sehingga mulai merasakan manfaat dengan konsep pemberdayaan yang dilakukan partai besutan SBY ini.

“Untuk tanaman pepaya kita berikan unyuk pepaya california jenis super yang hasilnya lebih banyak,” tandas Caleg Demokrat dari daerah pemilihan Subang Majalengka Sumedang (SMS) ini.

Salah seorang anggota tim SOLID, Raden Erik Munggarawan yang juga caleg DPRD Sumedang dari partai Demokrat mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif dan patut ditiru.

“Daripada menabur uang, kami lebih memprioritaskan memberikan sesuatu yang positif dan jauh lebih bermanfaat.” ujarnya kepada Sukon pada pembagian bibit di desa Sukatali Sumedang.

“Pepaya California ini merupakan jenis pepaya yang bisa menghasilkan keuntungan yang berkesinambungan. Dalam tempo 4-6 bulan saja pohon ini sudah bisa menghasilkan puluhan kilo pepaya dalam sekali panen.” terangnya.

Raden Erik juga menerangkan bahwa jika mendapatkan perawatan yang baik, usia pohon ini bisa mencapai 5 tahun dengan masa panen dua kali setiap bulannya.

“Anda bisa hitung berapa keuntungan yang didapat oleh masyarakat? Bandingkan dengan isi amplop dari pelaku politik uang yang hanya akan memiliki manfaat sekejap saja” lanjut Raden Erik.

Agus (53), seorang tokoh masyarakat dari kampung Baru mengaku sangat berterima kasih dengan adanya sumbangan bibit tanaman ini. Menurutnya, selama ini kebanyakan caleg caleg hanya sekedar meminta dicoblos namanya tanpa ada bukti nyata. Namun sosialisasi yang dilakukan oleh Lis Dedeh dan Raden Erik Munggarawan ini berbeda dengan caleg caleg lainnya.

“Kita sebagai warga diajak melakukan kegiatan yang positif. Dan jelas pola ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Lis Dedeh dan bapak Raden Erik Munggarawan,” ucapnya. 

Agus (kiri) dan Pepen warga desa Sukatali Sumedang, petani penerima bibit pepaya california dari caleg DPR RI Lis Dedeh dan Caleg DPRD Sumedang Raden Erik Munggarawan (foto : dok SUKON)

Hal senada dinyatakan oleh Pepen, seorang tokoh pertanian di Desa Sukatali Kecamatan Situraja Sumedang. Dirinya merasa senang menerima sumbangan bibit pepaya dari Lis Dedeh dan Raden Erik Munggarawan.

“Kami para petani di desa Sukatali sebenarnya sudah lama ingin mengembangkan pepaya jenis super ini. Lahan sawah yang kering bisa kami tanami dengan pepaya jenis california ini. Mudah mudahan tanaman pepaya ini bisa menjadi komoditas unggulan selain buah sawo” ujar Pepen

Upaya pemberian dan pendampingan pembibitan pepaya juga akan terus dikembangkan dengan harapan Sumedang bisa menjadi sentra pepaya california.

“Kami siap mengembangkan pepaya california ini. Kelompok pertanian yang menginginkan bisa menyampaikan pengajuan melalui proposal, kami akan bantu mengajukan melalui pemerintah. Dan kami pun siap turun untuk melakukan pendampingan,” pungkas Raden Erik Munggarawan.

Reporter / Editor : Chand


Share and Protect
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *